Scrapbook

LorenMembuat sebuah scrapbook ternyata menjadi kesukaan tersendiri buat saya beberapa waktu belakangan ini. Adalah seorang sahabat yang pertama kali memperkenalkan scrapbook kepada saya. Bertahun lalu ia menghadiahkan sebuah scrapbook buatannya sendiri sebagai kado ulang tahun. Wah..sungguh senang rasanya menerima sesuatu yang special. Karena ini “hand-made”, maka terasa sangat berharga. Benda yang tidak dijual dimanapun juga dan tidak ada yang bisa menyamai isinya.

Scrapbook tersebut berisi seluruh kegiatan dan aktivitas pribadi saya sehari-hari secara umum dan kumpulan kisah kehidupan yang terjadi bersama dengannya. Gambar-gambar yang entah darimana ia mendapatkannya tetapi begitu tepat menggambarkan my personal devotion, precious moments, hobbies, likes, favorite books dan orang-orang yang berpengaruh dalam pertumbuhan pribadi saya selama sepuluh tahun terakhir. Sungguh saya bersyukur bisa mendapatkan buku ini sebagai hadiah yang pastinya sangat berkesan dan memberkati.

Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun  aku dalam kandungan  ibuku . Aku bersyukur kepada-Mu  oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib ; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan  di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam  di bagian-bagian bumi  yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk,  sebelum ada satupun dari padanya. (Mazmur 139 :13-16)

Scrapbook yang saya terima sebagai kado tadi mengingatkan saya akan ayat-ayat indah yang tertulis diatas. Saya ini ciptaan Tuhan. Bahkan saya ditenun dalam kandungan mama. Saya ini hand made buatan Tuhan sendiri. Sahabat saya bilang, dia menghadiahkan scrapbook kepada orang-orang yang dia kenal dekat dan kenal baik. Orang-orang yang baginya spesial.

Jika sahabat saya saja bisa dengan teliti dan detil mengumpulkan setiap gambar dan mencatat setiap kegiatan dan momen-momen yang terjadi dalam hidup saya selama bersahabat dengannya, terlebih lagi Tuhan yang menciptakan saya. Pasti DIA tahu setiap detil rancangan kehidupan yang sudah dipersiapkan bagi setiap kita, anak-anakNya!

Tuhan tahu setiap hal yang telah terjadi, sedang terjadi bahkan yang akan terjadi di masa depan. Tuhan mengerti setiap sel kita. Tuhan ada disana ketika kita dibentuk sebagai seorang bayi mungil dalam kandungan mama. TanganNya yang memegang dan membentuk setiap jaringan yang membentuk keseluruhan tubuh jasmani bahkan hati dan pikiran kita. Dikatakan bahwa Tuhan yang menuliskan hari-hari yang akan dibentuk sebelum ada satupun daripadanya.

How precious we are for Him. Kita sangat berharga bagiNya. Keseluruhan keberadaan kita bahkan jauh sebelum kita ditenun oleh tanganNya sudah dipersiapkan, dirancang, dinantikan. Sungguh kita ini orang-orang yang spesial. SANGAT SPESIAL.

Jika kita begitu berharga bagiNya maka hiduplah sebagai anak-anak yang diberkati. Mengucap syukur senantiasa. Jangan takut dan khawatir akan masa depan kita. Percayalah kepada Tuhan Yesus dan percayakan seluruh kehidupan kita kepadaNya. Don’t be afraid! (Loren Sartika-INSIDE)

 

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia  dan sampai masa putih rambutmu  Aku menggendong kamu . Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul  kamu dan menyelamatkan kamu. (Yesaya 46:4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: