NEW YEAR, NEW HOPE

JAN 2014Halo Sahabat INSIDE! Tanpa terasa sudah tahun baru 2014 nih. Bagaimana kabarnya? Hmm.. apapun kondisi yang sedang kita alami, kita harus tetap semangat menjalani hari ya. Tahun baru selalu berarti HARAPAN baru! Yang setuju katakan “setuju!!” dengan bersemangat! (Kalau perlu sambil loncat). Itu sebabnya INSIDE di edisi “perdana” setelah vakum 3 bulan mau menulis dan berbagi NEW YEAR NEW HOPE!

Lembaran kehidupan di Tahun yang baru telah terbentang lebaaarr! Pertanyaannya? Bagaimanakah kita akan mengisinya? Jawabannya: semua tergantung:

  1. pilihan/keputusan yang kita ambil berdasarkan sikap hati dan pikiran kita
  2. tindakan yang kita  lakukan

Pastinya sih, sebagai Anak Tuhan, seharusnya kita mau mengambil sikap yang benar selaras Firman Tuhan. Supaya kita mengalami kehidupan terbaik yang Tuhan sediakan buat kita.

Tapi, ini bukan berarti dengan melakukan yang selaras, lalu otomatis kita terbebas dari masalah. Selama masih bernafas di dunia ini, manusia pasti mengalami masalah. Hanya saja, setiap manusia yang berteriak minta tolong dan meminta jalan keluar dari PenciptaNya, maka DIA pasti memberikan jalan keluar.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius  11:28)

Sebetulnya, sebagai manusia, kita ini pasti menjalani tiga jenis waktu:

1. MASA LALU

Apakah itu? Setiap satu detik yang sudah kita lalui sehari-hari, ITU SUDAH MENJADI MASA LALU kita! Apakah itu kesuksesan, kehebatan, dipuji orang, dihina orang, direndahkan orang lain, kegagalan, kesedihan, apapun itu, ketika sudah berlalu, DISEBUT MASA LALU. Mengapa? Sebab waktu tidak pernah bisa kita putar balik. Jarum jam yang akrab dengan kehidupan manusia, selalu berjalan maju.

Ini kisah nyata: Seorang pria, sebut saja A, menaiki motor dengan tujuan jelas, akan membeli barang B. Pukul 3 dia berangkat dari rumah, dan ketika tiba di satu lokasi, tiba-tiba saja motornya ditabrak motor lain. Pukul 4, dia sedang berada di sebuah rumah sakit dengan kondisi tulang kering kaki kanan terluka dan harus dijahit. Pukul 5, dia dijemput sahabatnya, sebut saja C. Motornya dititipkan di rumah sakit tersebut. Dia bersama si C pulang ke rumahnya.

Di hari yang sama, sejak pukul 00.00 sampai kecelakaan terjadi, kondisi A sangat baik. Dia sehat. Dia bugar. Tapi itu sudah berlalu ketika kecelakaan terjadi. Sejak pukul 4 sampai sekitar 5 hari setelahnya, A dalam kondisi kakinya terluka. Tetapi ketika 5 hari terlewati, A kembali ada dalam kondisi sangat baik. Lukanya tertutup sempurna. Dia sembuh total. Kecelakaan itu sudah menjadi masa lalu.

Yang masih ada sampai sekarang adalah: DAMPAK dari setiap kejadian di masa lalu. Dan dampaknya bisa dua:

1.  Negatif

Menjadi negatif ketika kita memutuskan untuk SELALU TINGGAL DI MASA LALU. Seperti terus menerus terlibat narkoba karena takut kehilangan teman, misalnya. Atau A menjadi sangat ketakutan setiap kali melihat pengendara motor lain mulai mendekat. Takut ditabrak lagi. Rupanya masih meninggalkan trauma yang mendalam. Dan ingatlah bahwa masa lalu bisa berdampak negatif ketika kita menghidupi hidup yang dikaruniai Tuhan tanpa pikir panjang.

Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. (Galatia  6:7)

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, (Filipi  3:13)

2.  Positif

Menjadi positif ketika kita memutuskan untuk MENINGGALKAN MASA LALU. Percayalah setiap orang punya MASA LALU. Hanya saja, untuk sebagian orang sulit memutuskan untuk hidup TIDAK DIBAYANGI MASA LALU. Tapi sebagian orang terus maju tanpa dibebani dengan masa lalunya, karena dia percaya bahwa TUHAN punya yang jauh lebih baik di depannya, dalam kehidupannya!

Mau pilih mana?

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (II Korintus  4:18)

2.  MASA SEKARANG

Detik demi detik yang terbentang di hadapan kita, itulah MASA SEKARANG. Pukul 06.00 ke 06.01, 06.05, 07.00, dst, jangka waktu yang berdekatan berjalan BERSAMA kita, itulah MASA SEKARANG.

Banyak orang menghidupi masa sekarang dalam ketakutan akan masa depan, atau trauma masa lalu. Padahal, kenyataannya adalah: orang tidak bisa memutar waktu, sehingga tidak bisa mengulang masa lalu supaya jadi lebih baik atau kembali ke masa lalunya untuk mengulang kejadian yang sama jika diinginkan. Dan: orang tidak bisa hidup di masa depan, karena tidak tahu apa yang akan terjadi.

Contoh: si A sangat sedih karena tidak bisa bekerja di perusahaan ABC. Padahal saat ini, dia sedang bekerja di perusahaan XYZ. Dirinya yang sudah mendapat pekerjaan, tentu saja jauh lebih beruntung dibanding temannya yang setiap hari selalu melihat lowongan kerja di Koran-koran. Dalam keadaan yang seharusnya disyukuri, tiba-tiba saja A diberhentikan tanpa alasan sehingga harus menganggur beberapa bulan. Dan A pun merasa menyesal, karena tidak bisa menikmati hidupnya ketika masih bekerja. Dia hanya menghabiskan sehari-hari dalam “mengeluh” dan “bersedih hati”. Betapa berharganya pekerjaannya dulu. Tapi sayang dia baru sadar, ketika pekerjaan itu sudah tidak ada lagi.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (I Tesalonika  5:18)

3.  MASA DEPAN

Beberapa jam/beberapa kurun waktu di depan kita seperti yang kita sebut dengan istilah Hari Esok, Minggu Depan, Bulan Depan, Tahun Depan, itulah MASA DEPAN.

Apa yang ada di dalamnya? Tidak seorang pun bisa tahu! Tapi satu hal yang kita bisa andalkan: TUHAN SANG PENCIPTA. Sebab Dia Maha Tahu!

Tahun yang baru, Pengharapan yang baru.  Tuhan ingin kita menjalani kehidupan dengan penuh ekspektasi (FULL OF HOPE!) bahwa  sesuatu yang baik pasti terjadi dalam hidup kita! Believing for the best, Expecting for the best. Percaya bahwa segala sesuatu atau seseorang bisa berubah/ada pemulihan/ada mujizat dalam hidup kita. Yang sedang sakit, harapkan kesembuhan dari Tuhan – karena janjinya DENGAN BILUR-BILUR YESUS SEMBUH. Yang berkekurangan, harapkan kelimpahan – karena janjinya LACK OF NO GOOD THINGS.  Yang mengalami jalan buntu/masa sukar, harapkan Mujizat/jalan keluar dari Tuhan. Harapkan yang terbaik!

Penuhi hari-hari dalam menjalani tahun 2014, dengan harapan-harapan baikmu SEBANYAK MUNGKIN di setiap area kehidupanmu. Harapkan janji-janji Tuhan digenapi dalam hidupmu. Harapkan orang-orang yang engkau kasihi, mengenal Tuhan. Harapkan pemulihan terjadi di keluargamu. Harapkan terobosan pekerjaan atau keuangan. Harapkan Tuhan membuka pintu-pintu kesempatan, divine connection, pelayanan-pelayanan baru. Harapkan pemimpin yang terbaik untuk Indonesia (Pemilu 2014) dsb.  Pengharapan di dalam Tuhan tidak pernah sia-sia!

REFUSING TO GIVE UP

Hope berbicara juga REFUSING TO GIVE UP. Terus berharap kepada Tuhan, jangan putus asa. Kuatkan pengharapan kita. Jangan menyerah dengan kondisi kita yang sepertinya mustahil untuk berubah. Jangan menyerah dengan persoalan kita yang sepertinya tidak ada jalan keluar/tidak ada yang sanggup menolong.  Jangan menyerah!  Andalkan Tuhan. There is HOPE in the Lord!

Pertolongan kita datangnya dari Tuhan, pencipta langit dan bumi, yang tak terlelap sekejap dan tak tertidur sedikit pun, penjaga kita, Allah Israel.

Sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, tetapi Abraham (ganti dengan nama kita) berharap juga dan percaya…(Rom 4:18)

Pengharapan  itu adalah SAUH yang kuat dan aman bagi jiwa kita. Ibrani 6:19.

Happy New Year 2014! Live with Hope, with expectation for the Best! (E & Lovinalina-INSIDE)

Hope sees the invisible, feel the intangible, and achieve the impossible

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: