THE EXCELLENT ME!

MAR13Pernah nggak orang lain bilang ke kita “Kamu excellent!”. Atau orang lain menuliskan “Punya excellent spirit” ketika diminta mengisi sisi positif yang ada dalam diri kita? Atau jangan-jangan kita malah bingung dan sama sekali tidak mengerti atau punya gambaran seperti apa sih yang disebut “excellent” itu? Dan kita berpikir, “Yang penting aku hidup baik-baik saja, sedang-sedang saja, toh tidak merugikan orang lain, itu sudah cukup.”

Begini…Yang benar adalah: dimanapun Tuhan menempatkan kita, dan berapapun usia kita, RohNya yang memang “excellent” itu sesungguhnya SUDAH ada di dalam kita, ketika kita menerima DIA sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Apa itu Excellent?

Arti kata “EXCELLENT”

Excellent = Of the highest or finest quality; exceptionally good of its kind. Luar biasa! (Baca: di luar dari yang biasa-biasa, Red). Kalau di-Indonesia-kan, artinya: benda yang kualitasnya paling tinggi di antara benda-benda lain yang sejenis.

Dari arti di atas, Excellent berhubungan dengan:

#1. KUALITAS

Produk bisa sama, tetapi tidak dengan kualitas. Di pasar akan kita temukan istilah “barang Ori” (baca: barang asli), KW super, KW1, KW2, dst (baca: barang palsu berkwalitas super, kwalitas tingkat 1, dst). Para pedagang bersaing menggunakan berbagai istilah untuk membuat calon pelanggannya tertarik dengan KUALITAS dari barang dagangannya. Itu sebabnya ada barang yang diberi label “kualitas Premium”. Entahkah itu buah mangga (dilabeli kualitas SUPER, PREMIUM, dll), atau Bahan Bakar kendaraan punya kualitas Premium, Pertamax, Pertamax Plus.  Hotel punya kamar dengan berbagai tingkat kualitas desain interior: Standard, Superior, Deluxe, dst.

Kalau kita pergi ke sebuah mall di Jakarta, perhatikan jalur khusus untuk calon penumpang taksi. Dan kita akan melihat antrian panjang manusia. Mereka rela menunggu SATU merek taksi, walaupun banyak berseliweran taksi-taksi lain yang selesai dinaiki penumpangnya. Mengapa begitu? Satu saja alasannya: KUALITAS pelayanan! Merek taksi khusus tersebut punya kualitas pelayanan yang “excellent” dibanding taksi-taksi lain. Supirnya ramah, dan dikenal tidak “curang” atau sengaja membawa penumpangnya berputar-putar Jakarta ketika penumpangnya ketahuan tidak mengerti seluk beluk ibukota. Argonya bukan “argo kuda”. Supirnya bukan supir tembakan sehingga tidak mungkin merampok penumpangnya. Dll alasan. Pelayanan yang “excellent” bukan? Memberikan rasa aman, dan bisa dipercaya!

Sering kita mendengar keluhan tentang buruknya “after sales service”, pelayanan purna jual. Ketika barang belum terjual, pelanggan dilayani sedemikian rupa sampai mau membeli barang tersebut. Tapi setelah barang lunas dibayar? Ternyata pelayanannya berbeda! Ketika ada kerusakan dari barang yang dibeli, pelayanan menjadi sangat lamban, bertele-tele, dan bahkan sengaja tidak dilayani.

Pertanyaannya: Bagaimana dengan KUALITAS hidup kita? Apa yang sudah kita hasilkan sampai saat ini? Apakah ketika masih studi, kita sudah belajar sebaik mungkin? Apakah ketika kita bekerja, atasan kita sudah merasakan hasil dari pekerjaan yang kita lakukan sebagai hasil yang terbaik dan memuaskan?

#2. EXTRA MILES

Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. (Matius  5:41)

Excellent itu berarti kita melakukan segala sesuatu melebihi dari yang diwajibkan/dibebankan kepada kita untuk kita lakukan/kerjakan. Dengan kata lain: melakukan LEBIH BANYAK dari yang diminta atau yang menjadi tanggung jawab kita.

Contoh: INSIDE sempat memperhatikan seorang supir kantor cabang dimana INSIDE bekerja. Setiap kali staf dari kantor pusat, sebut saja A, datang ke cabang, maka kendaraan si A selalu dia bersihkan (padahal membersihkan mobil staf kantor pusat, bukanlah bagian dari pekerjaannya). Hasilnya sangat luar biasa. Mobil benar-benar bersih, bukan hanya disiram air. Pernah ketika hujan turun, tanpa diminta, supir yang sama menjemput A dan rekan kerjanya dengan 2 payung di tangan untuk diberikan kepada mereka, supaya tidak basah terkena hujan dalam perjalanan dari mobil sampai masuk ke dalam kantor cabang. LUAR BIASA! Excellent!

Contoh lain: seorang pembuat kue langganan INSIDE, sebut saja B. Inisiatifnya selalu “luar biasa”! ketika itu INSIDE memesan Risoles untuk dibawa ke Rumah Duka. Tanpa INSIDE minta, si B berkata: “Nanti risolnya aku plastik-in satu-satu, karena mau dibawa ke Rumah Duka kan. Biar orang-orang di sana gampang makannya”. Untuk ini B harus melakukan “extra miles” yaitu membungkus dengan plastik, satu per satu pesanan risol yang biasanya cukup ditumpuk dalam satu kardus kecil beralaskan plastik. Satu ketika pesanan kue kering pelanggannya ternyata tidak manis seperti biasa. Akhirnya B tidak menjual kue kering itu dan menanggung kerugian atas bahan-bahan yang sudah dibeli.

#3. INTEGRITY

Excellent berarti tetap melakukan yang benar, walaupun tidak ada orang lain yang memperhatikan!

Saat terjadi kelebihan uang klaim/uang kembalian (tanpa sepengetahuan kasir), apakah klaim akan kita serahkan kembali ke kasir atau sebaliknya, pura-pura tidak ada kelebihan? Atau bahkan menganggap itu sebagai “berkat Tuhan”? Saat membuang sampah, tetapi belum terlihat tempat sampah, apakah langsung saja kita buang di sembarang tempat atau tetap menunggu sampai ada tempat sampah baru membuangnya?  Saat tidak ada supervisor/manager yang mengawasi, apakah kita bisa tetap bekerja dengan baik dan benar?

Excellent dalam hal ini berarti: tidak peduli berhadapan dengan siapa, di tempat mana, dilihat orang atau tidak, kita selalu melakukan hal yang benar!

Daniel Yang Excellent

Tokoh Alkitab yang INSIDE pilih untuk menjelaskan arti kata “Excellent” adalah Daniel! Dan berikut ini KUALITAS Daniel yang bisa kita teladani:

#1. Good Reputation.

Nama baik. Ini akan terbukti ketika kita sedang tidak dipantau oleh siapapun, apakah kita tetap bisa hidup bersih dan benar? Daniel orang yang takut akan Tuhan. Dia mengenal dengan baik betapa Tuhan itu mahatahu, mahahadir, dan maha segalanya. Tidak ada yang bisa manusia sembunyikan dari Tuhan. Untuk itulah Daniel tetap kedapatan bersih baik di hadapan manusia maupun Tuhan (baca: ketika manusia tidak bisa melihat/memantaunya). Jangan sampai hal-hal buruklah yang pertama kali dikenang orang lain tentang kita.

#2. Wisdom

Orang yang takut akan Tuhan, pasti memperoleh hikmat. Daniel contoh nyata dalam hal ini. Dia takut akan Tuhan, sehingga Tuhan mengaruniakan kepadanya hikmat. Dia bijaksana, baik dalam berkata-kata yang sopan, tidak menyakiti orang lain, maupun dalam tindakan.

Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya. (Dan. 6:4)

#3. Cakap bekerja, kompeten dan rajin untuk mendapatkan hasil yang luar biasa.

THE EXCELLENT ME!

Kita pun punya Roh yang sama dengan Daniel. Roh Tuhan yang tinggal dalam kita. Jadi, seharusnyalah kita juga hidup “luar biasa”/excellent seperti Daniel!

Kita harus dan pasti bisa memberikan hasil karya yang luar biasa, sehingga setiap orang lain mengakui bahwa hidup kita memang luar biasa karena Tuhan beserta kita. Seperti ayat ini: Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. (Mat  5:16)

Hidup di dunia ini hanya satu kali. Hidupilah dengan EXCELLENT!! Be Excellent, dimanapun Tuhan tempatkan kita; rumah, sekolah, tempat kerja, pelayanan gereja, dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: