EXCELLENCE KARENA GRACE

MAR13Bicara soal excellence biasanya kita selalu mengaitkannya dengan kerja keras, berlatih, meningkatkan kemampuan diri, ikut pelatihan ini-itu. Tidak salah. Karena untuk menjadi excellence memang dibutuhkan usaha. Tapi ada satu hal yang sering terlupakan saat kita membicarakan menjadi excellence. Anugerah Tuhan.

Seringkali kita tanpa sadar menganggap menjadi  excellence itu bukan sesuatu yang rohani. Itu adalah sesuatu yang harus kita usahakan sendiri. Sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan Tuhan. Tapi apa benar begitu? Let’s see kehidupan seorang tokoh Alkitab yang terkenal karena excellence-nya. Daniel.

Kita semua pasti tidak meragukan lagi kalau Daniel adalah orang yang excellence. Terbukti dengan dia bisa dipercaya oleh tiga raja dalam tiga masa pemerintahan yang berbeda. Tapi apa yang membuatnya menjadi excellence?

KERJA KERAS

Daniel adalah orang yang bekerja keras. Dia bukan orang yang malas. Bayangkan sulitnya Daniel yang berasal dari tanah Yehuda harus belajar bahasa Babel. Sama seperti kita orang Indonesia harus belajar bahasa Inggris padahal seumur hidup kita tinggal di Indonesia dan tidak pernah belajar bahasa Inggris sebelumnya.  Pasti sulit. Dan bukan hanya bahasa, Daniel juga harus belajar budaya Babel yang notabene berbeda sekali dengan budaya Isarel. Ini jauh, jauh lebih sulit. Belajar budaya baru sama dengan merubah kebiasaan. Dan bisa dibayangkan sulitnya mengubah kebiasaan yang sudah terbentuk sekian puluh tahun. Tapi toh Daniel dengan kerja kerasnya berhasil melakukannya.

ANUGERAH TUHAN

Tapi kerja keras saja tidak cukup. Kalau masalah kerja keras saja saya yakin teman-teman Daniel, sesama “keturunan raja dan dari kaum bangsawan, yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap” (Dan. 1:3-4)  juga tidak kurang bekerja kerasnya seperti Daniel. Well, mereka tidak punya pilihan lain pada waktu itu kalau mau selamat, bukan? Ya!

Tapi kenapa dari sekian banyak orang itu hanya Daniel yang menonjol? Kemana orang-orang lain? Apa yang membuatnya menjadi excellence? Jawabannya ada di ayat 9 dan 17 dari Daniel pasal 1. “Maka Allah mengaruniakanAllah memberikan” kenapa Daniel menonjol? Jawabannya: Karena ada Allah yang ikut campur di sana. Ada anugerah Allah yang menyertai Daniel sehingga dia menjadi lebih daripada teman-temannya yang lain.

Sobat INSIDE, saya yakin kita semua ingin menjadi orang yang excellence di dunia kerja, keluarga, gereja, atau di mana pun kita berada. Dan saya yakin kita juga tidak akan ragu mengeluarkan dana dan upaya supaya kita bisa meningkatkan diri dan menjadi lebih baik lagi. Tapi the question is apa bedanya kita dengan orang lain yang juga sama-sama ingin excellence? Banyak orang yang juga berusaha keras untuk excellence. Mereka juga sama-sama berjuang meningkatkan kemampuan mereka. Lalu apa yang membedakan kita dengan mereka? Faktor keberuntungan? Hoki?

Seharusnya yang membedakan kita dengan orang lain dalam hal menjadi excellence adalah adanya anugerah Allah yang menyertai kita sehingga kita tahu bahwa apa yang kita dapatkan ini bukan karena usaha kita tapi pemberian Allah. Tanpa anugerah Allah kita mungkin bisa saja excellence tapi harga yang harus kita bayar akan sangat mahal. Kita mungkin harus kehilangan waktu bersama keluarga, pasangan, atau kesehatan kita. Tapi waktu kita menyadari bahwa kerja keras kita saja tidak cukup untuk menjadikan kita excellence dan kita membutuhkan anugerah Allah, kita tidak akan lagi seperti orang gila berusaha sekuat-kuatnya dan mengorbankan segala-galanya demi mengejar excellence. Karena pada akhirnya anugerah Allah-lah yang menyempurnakan kerja keras kita sehingga kita bisa menjadi orang yang excellence.

Karena itu jika kita ingin menjadi orang yang excellence, berusahalah sekuat tenaga kita, tingkatkan diri kita semampu kita, dan mintalah anugerah-Nya menyempurnakan semua itu sehingga kita menjadi orang yang excellence. (denny pranolo-INSIDE)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: