Pola Asuh Orangtua Seperti Apa Yang Kamu Jalani?

JAN13Kita tidak bisa memilih orangtua kita, melainkan sudah ditetapkan oleh Tuhan. Dia yang memilih kita untuk lahir dalam keluarga seperti apa, dengan orangtua dan saudara sekandung yang tidak sempurna. Berikut ini beberapa tipe pola asuh orangtua:

Orangtua yang suka menghukum

Kalau orangtua sering menghukum anak-anaknya, maka keseharian si anak akan dipenuhi dengan “Hukum”. Bahkan ketika bangun setiap pagi, anak akan tiba-tiba merasa bersalah, padahal belum melakukan apapun. Orangtua tipe ini menghasilkan dua macam anak.

Pertama, anak yang penurut, tapi kehilangan spontanitas, kreativitas, dan pemikirannya sendiri yang mandiri. Saya mengenal seorang dewasa yang tidak bisa membuat keputusan sendiri dan membutuhkan orang lain untuk membuat keputusan baginya. Dia dibesarkan oleh orangtua yang sangat keras dan dia menjadi orang yang takut mengambil risiko.

Kedua, anak yang memberontak, selalu berganti-ganti pekerjaan, karena tidak bisa bekerjasama dengan figur otoritas yang ada.

Orangtua yang memanjakan/membolehkan segala sesuatu

Tidak ada Hukum di rumah. Kalaupun ada, si anak selalu saja lolos dari hukuman. Dan kalau si anak melanggar aturan di sekolah, di masyarakat, orangtuanya akan selalu membela, menolong, membayarkan hutangnya, membayar uang jaminan, dan berkata, “Gurumu tidak mengerti kamu; Pak Polisi tidak mengerti kamu; Hakimnya tidak mengerti kamu…” Yang menyedihkan adalah, tipe orangtua permisif seperti ini akan menghasilkan para penjahat/kriminal.

Orangtua yang “beracun”

Setiap hari anak akan selalu dikritik, diremehkan, direndahkan, dan dipermalukan. Hasilnya adalah orang-orang dengan harga diri rendah. Bahkan ketika orangtuanya sudah lama meninggal pun, si anak akan tetap bisa mendengar kritikan orangtuanya seumur hidup mereka.

Orangtua yang positif

Tipe orangtua seperti ini percaya bahwa ada kebaikan di dalam anak-anak mereka, dan mereka berpikir, berbicara dan bertindak sesuai kepercayaan tersebut. Mereka juga mengekpresikan kasih setiap harinya kepada anak-anak. Tapi juga mendisiplin anak-anak dengan membiarkan anak-anak menerima konsekuensi atas keputusan salah yang dibuat sendiri oleh anak-anak. Dengan kata lain, orangtua tipe ini mengijinkan kenyataan hidup mengajar anak-anak mereka. Idealnya, orangtua yang positif memberikan hasil yang maksimal dalam setiap aspek kehidupan.

Tuhan Tetap Menjadi Bapamu

Berapa banyak orang yang bisa memiliki orangtua yang positif? Sangat sedikit. Kebanyakan kita memiliki orangtua bertipe campuran antara yang suka menghukum, suka memanjakan, beracun dan positif. Karena orangtua kita tidak sempurna.

Saya percaya bahwa pola asuh orangtua yang kita alami adalah faktor terbesar yang menentukan pribadi menjadi seperti apa. Tapi bukan hanya itu, tidak kalah penting adalah faktor RESPON kita dalam menghadapi orangtua kita, seperti apapun mereka.

Secara supranatural, saya melihat Tuhan mengubah hidup banyak orang, tanpa pandang dari keluarga seperti apa mereka dibesarkan. Ya, mujijat masih terjadi! Masa lalu kita memang tidak sempurna, tapi masa lalu yang tidak sempurna itu tetap sempurna untuk tujuan hidup yang akan kita capai. Sekalipun pola asuh orangtua yang kita jalani buruk, Tuhan tetap bisa memakainya untuk tujuan yang baik.

Jangan kehilangan harapan. Pemazmur berkata: Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku”(Mazmur 27:10).

Tuhan akan menyembuhkan luka-luka kita dan mengisi hati kita dengan kasihNya.

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. (Yesaya 49:15)

Diterjemahkan oleh INSIDE dari www.bosanchez.ph, “What Kind of Parenting Did You Receive?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: