YOUR WORD, YOUR LIFE

NOV 12Mungkin kita pernah mendengar kalimat bijak ini: “Your Word creates Your World.” Yang artinya: apa yang kita KATAKAN akan menciptakan DUNIA/KEHIDUPAN kita. Benarkah itu? Yuk kita simak lebih lanjut!

LIDAH KITA BERKUASA

The tongue has THE POWER of life and death, and those who love it will eat ITS FRUITS (Proverbs 18:21)

Firman Tuhan dalam Yakobus 3:4 mengumpamakan Lidah seperti  Kemudi Kapal.  Walaupun ukurannya sangat kecil (dibanding ukuran kapalnya) tapi punya KEKUATAN yang besar, karena  berfungsi mengubah dan menentukan arah gerak kapal untuk sampai ke pelabuhan yang dituju!! Wow!! Hebat ya! Begitu juga dengan lidah/mulut kita. Bagian tubuh yang ukurannya kecil, tapi punya KUASA sangat besar! Kuasa apakah itu? Kuasa untuk memberi kehidupan atau kematian, untuk membangun atau menghancurkan, untuk menguatkan atau melemahkan, sekaligus/secara bersamaan.

Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. (Yak 3:4)

Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. (Yak 3:5)

KUASA MENCIPTA

Enam hari awal mula penciptaan bumi dan segala isinya (Kejadian 1), dilakukan oleh karena Tuhan Allah BERFIRMAN (mengeluarkan perkataan)! Ini bukti bahwa perkataan kita (terutama kalau kita memperkatakan Firman Tuhan), punya kuasa untuk MENCIPTAKAN apa yang Tidak Ada menjadi Ada.

Seorang Ilmuwan Jepang, Dr. Masaru Emoto  (dalam buku “Power of Water”), melakukan penelitian bahwa air dapat meresponi apa yang disampaikan manusia kepadanya. Hmm… logikanya adalah, kalau tubuh kita terdiri dari 70% air, maka ketika kita menyampaikan perkataan apapun juga kepada diri sendiri, maka tubuh kita pasti meresponinya dengan baik. (Begitu juga dengan perkataan teman-teman yang kita dengarkan, entahkah baik atau buruk, diri kita akan meresponinya). Dalam arti: perkataan negatif, diresponi negatif, perkataan positif pun diresponi dengan positif. Exactly! Your Word, Your Life!

Dr. Masaru Emoto berhasil mendapatkan foto kristal air pertama di dunia bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ilmuwan yang ahli dalam mikroskop). Foto kristal air ini didapat dengan cara membekukan air pada suhu -25 derajat celcius dan difoto dengan alat foto berkecepatan tinggi. 

Hasil dari PERKATAAN Kita

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams 18:21)

Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya. (Am 12:14)

PERKATAAN yang keluar dari mulut kita ibarat BENIH, yang pasti pada satu saat akan bertumbuh dan menghasilkan buah.  Pertanyaannya adalah: “Benih apa yang akan kita tanam (baca: keluar dari mulut kita)?”  Kata-kata yang baik, positif, pujian, yang membangun, yang menguatkan, membawa kehidupan atau sebaliknya, makian/cacian, sumpah serapah, negatif, melemahkan semangat, bahkan yang membawa pada kematian? Jenis benih apa yang kita tabur, menentukan jenis buah yang akan kita tuai!

Jika “benih” yang kita tabur: “Aku orang paling malang di dunia, tidak ada seorang pun yang mengasihi aku, aku pencundang, orang yang selalu gagal, aku tidak ada pengharapan”, maka hasilnya adalah à Kemalangan, menjadi Pencundang, Gagal dan Tidak Berpengharapan.

Jika “benih” yang kita tabur:  “Hidupku diberkati Tuhan, tidak kekurangan sesuatu yang baik. Kebajikan dan kemurahan selalu mengikutiku kemanapun aku pergi. Apa saja yang aku kerjakan dengan tanganku, Tuhan membuatnya berhasil”, maka “buah” jenis ini yang akan dituai à Pemenang, Hidup berkelimpahan, dan Keberhasilan.  

APA YANG HARUS KITA TABUR (BACA: KATAKAN)?

Kata yang keluar dari mulut kita, bisa melalui ucapan/perkataan, lagu/nyanyian, ataupun doa. Pertanyaannya, “Apa yang HARUS/SEBAIKNYA kita katakan?”

1.  Firman Tuhan

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8).

Selain kita memanjatkan doa, kita juga harus memperkatakan Firman Tuhan. Perkatakan Janji-Janji Tuhan bagi kehidupan kita (segala aspek).  Perkatakan Firman Tuhan ke “gunung” masalah kita! Contoh ke Masalah Keuangan: “Allahku akan memenuhi segala keperluanku menurut kekayaan dan kemuliaanNya”. “Tuhan adalah Gembalaku, takkan kekurangan aku”. “Tuhan Allah Elsyadai, Jehova Jireh”. Ketika sedang kuatir/cemas: “Gadamu dan tongkatMu yang menghibur aku”, “Kesusahan sehari cukup untuk sehari”.   Masalah kesehatan: “Dengan bilur-bilur Yesus, aku sembuh”. “Tuhan Jehova Rapha”. Ucapkan! Perkatakan! Ucapkan! Perkatakan! Pasti sangat berkuasa, apalagi Perkataan yang disertai dengan Iman Percaya.

2.  Kata-kata positif/berkat/membangun.

Selalu perkatakan yang baik kepada diri sendiri: “I’m smart, I’m creative, whatever I do shall prosper, God will bring me to the next level, God’s favor is on me, I will be on the right place, in the right time, to meet the right people. I am loved by God and man, etc.  Speak blessing into your life. Ucapkan yang baik kepada anak-anak kita, karyawan, keluarga, kolega, teman kita.  

Pada waktu Tuhan mau mengutus Gideon menyelamatkan orang Israel dari cengkeraman bangsa Median. Gideon memandang dirinya seorang yang “lemah”, ini yang diucapkannya: “kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku”… tetapi Tuhan berbicara “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.”

Orang tua yang sering berkata kepada anaknya, “Dasar anak bandel! Anak bodoh!”, maka anaknya akan tumbuh menjadi anak yang bandel/suka memberontak”. Ada orang yang suka mengatakan: “Mati Aku!” ketika menghadapi masalah/persoalan. Sadar atau tidak, persoalannya tidak tersolusi dengan baik dibandingkan jika ia mengatakan hal positif seperti: “Persoalanku pasti selesai karena aku lebih dari pemenang bersama Tuhan Yesus!”

Pada beberapa edisi INSIDE yang lalu, dituliskan sebuah kisah nyata  “The Miracle of Brother’s Song Truth”. Diceritakan tentang  seorang bayi perempuan yang mengalami komplikasi saat lahir dan menderita penyakit serius. Dokter sudah memberitahu orangtuanya bahwa bayi mereka akan meninggal. Kakak laki-laki si bayi yang berumur 3 tahun, Michael, menyanyikan terus lagu “You are My Sunshine” untuk adiknya. Tiba-tiba keajaiban terjadi. Kondisi adiknya mengalami perkembangan yang signifikan dan keesokan harinya sudah sehat dan boleh dibawa pulang ke rumah. Ada kuasa dalam perkataan! Termasuk kuasa memberi kehidupan!

Kata-kata itu berkuasa, jadi perhatikan ucapanmu. Kata-kata memiliki daya cipta, jadi keluarkan perbendaharaan kata yang baik. Kata-kata itu seperti benih, jadi taburkan “benih kata” berkualitas baik. Gemakan kata-kata yang baik. Your word, create your world/life!

KUALITAS kehidupan seperti apa yang hendak kita alami? Sesuaikanlah dengan KUALITAS perkataan yang keluar dari mulut kita! (Lovinalina-INSIDE)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: