WASPADAI 4 HAL SAAT MELANGKAH

“The journey of thousand miles begin with a single step” – Lao Tzu

Pencapaian segala sesuatu dalam hidup dimulai dari  melakukan kalimat ini: MELANGKAH!  Boleh punya mimpi setinggi mungkin, ide secermerlang mungkin, rencana sedetil mungkin, teamwork sebagus mungkin, tapi kalau kita tidak pernah mengambil LANGKAH, semua akan sia-sia. Kisah para tokoh yang berhasil, punya kesamaan, yaitu mereka Melangkah!

Seperti saat membuat kue, maka ada langkah-langkah yang harus diikuti. Kalau berhenti sampai langkah ke-3 dari enam langkah yang harus dikerjakan, maka kue tidak akan jadi. Seperti saat kita berjalan, setelah kaki kanan maju, maka harus diikuti dengan kaki kiri maju, kalo tidak, maka itu bukan melangkah, tapi cuma menggerakkan kaki kanan/kiri aja.

Untuk bisa melangkah, berikut 4 hal yang harus diwaspadai:

1. Kemalasan

Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga. (Ams 12:27).

Bagaimana supaya tidak malas? Jadilah RAJIN! Tidak ada jawaban lain.

2. Kebiasaan Menunda

Si pemalas mencelupkan tangannya ke dalam pinggan, tetapi ia terlalu lelah untuk mengembalikannya ke mulutnya.(Amsal  26:15)

Kemalasan membuahkan kebiasaan menunda. Alangkah baiknya ketika kita harus melakukan sesuatu hal, lakukanlah HARI INI atau SEKARANG juga! Kenapa? Karena penundaan sangat mungkin menjadi sama artinya dengan pembatalan. Di samping itu, penundaan hanya akan memperpanjang proses kegiatan/pencapaian.

3. Ragu/Bimbang

Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. (Yak 1:6)

Bagaimana orang bisa menyeberang ke sebuah pulau lain kalau kaki kirinya di perahu satu, dan kaki kanannya di perahu lain? Dia pasti jatuh. Jadi lebih baik: yakinkanlah diri kita lebih dulu. Bagaimana bisa yakin? Carilah informasi sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan keraguan dan mengerti risikonya sehingga kegagalan lebih bisa diminimalisasi. Ingat, orang ragu, tidak akan mendapatkan apa-apa. Sebaliknya, ingatlah ayat dalam Yesaya 41:10 ini:

 Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

 4.  Takut gagal

Lebih baik pernah gagal, daripada tidak pernah mencoba. Ingat Colonel Sanders, dengan resep KFC nya. Thomas Alva Edison dengan lampu pijarnya, dll. Mereka bukan orang berhasil, tapi mereka adalah orang yang berhasil akibat kegagalan mereka.

Kalo mau maju, ya harus berani mengalahkan penghalang-penghalang ini. Tidak ada kemenangan tanpa perjuangan. Percayalah bahwa saat kita melangkah, maka Tuhan akan melangkah bersama kita! Jadi dalam melangkah, selalu libatkan Tuhan, sertakan Tuhan dalam langkah/rencana kita. Jika dalam langkah yang kita ambil, kita mengalami kegagalan, atau salah langkah, maka ingatlah selalu: Allah Turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia.

Yang penting adalah: lakukanlah bagian kita sebaik mungkin (melangkah), dan ijinkan Tuhan melakukan bagianNya (menyertai). Kombinasi yang sempurna bukan? Ya! Melangkahlah dan keberhasilan akan menjadi bagianmu! (Lovinalina-INSIDE)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: