Langkah Si Kusta

Dalam 2 Raja-raja 7 dikisahkan tentang bencana kelaparan yang melanda bangsa Israel. Bencana ini begitu hebat, sampai-sampai ada dua ibu yang bertengkar. Sebut saja si C dan D. Si C marah kepada D dan mengadukan perkaranya kepada Raja Israel. “Kemarin anakku sudah kami makan bersama-sama. Hari ini seharusnya giliran si D menyerahkan anaknya untuk kita masak dan makan, tapi D ingkar janji!” begitu kira-kira kalimat pengaduan si A kepada Raja Israel. Mengerikan bukan? Mereka harus saling memakan supaya bisa tetap hidup.

Tapi ternyata Nabi Elisa bernubuat begini: “Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria.” Artinya: besok kondisi akan berubah 180 derajat! Kelaparan lenyap seketika, hanya dalam waktu 24 jam! Bagaimana tanggapan seorang perwira yang menjadi ajudan Raja Israel mendengar ini? Dia tidak percaya. Akibatnya, dia tidak melangkah kemanapun, tidak bertindak apapun, karena ketika mujizat Tuhan terjadi, dia sudah mati terinjak-injak.

Lalu dalam kisah yang sama, ada 4 orang kusta. Mereka berpikir, “Kalau diam saja, kita akan mati kelaparan. Tapi kalau kita maju ke perkemahan orang Aram yang mengepung bangsa kita, masih ada 2 kemungkinan: mati atau hidup oleh belas kasihan mereka. Dan mereka pun memilih untuk melangkah!

Kenyataannya: nubuatan Nabi Elisa digenapi karena memang dari Tuhan. Keempat orang kusta tadi tetap hidup dan bahkan bisa menikmati jarahan yang begitu melimpah! Tuhan telah membuat mujizat. Tentara Aram dibuat ketakutan mendengar bunyi kereta, kuda dan bunyi tentara yang besar, seolah ada sepasukan besar tentara lawan yang hendak membinasakan mereka. Dan mereka pun melarikan diri meninggalkan harta benda dan kemah-kemah mereka. Dalam 1X24 jam, kelaparan lenyap secara ajaib!

Berkat para penderita kusta, informasi bahwa ada begitu banyak makanan dan harta benda melimpah di perkemahan lawan, sampai ke telinga bangsa Israel. Dan langkah keempat orang kusta ini ke arah perkemahan tentara Aram, membuat bangsa Israel terbebas dari bencana kelaparan. Langkah si kusta menyelamatkan sebuah bangsa dari kebinasaan!

Pilihannya cuma satu: MELANGKAH! Jadi, MELANGKAHLAH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: