TUJUAN HIDUP HARIAN

Hmm… lagi-lagi aku terjebak dalam suasana hati yang tidak bagus hari Sabtu ini. Rasanya seperti hidup tanpa tujuan. Tapi tiba-tiba….

Dalam hatiku muncul “suara lembut”: “Lakukan apa yang belum atau sulit untuk kamu lakukan selama ini. Pilih satu saja!” Ini pasti Roh Kudus. Aku pun memilih untuk bisa berkata-kata dengan baik, khususnya ketika bersama Papa. Biasanya, aku memakai nada/intonasi tinggi setiap kali menjawab/membalas perkataan Papa. Kenapa? Karena memang itu intonasi yang “biasa” terdengar di rumah kami kalau ada Papa (baca: gaya bicara Papa dan bagaimana kami menimpalinya).

Hari itu aku diajak Papa melihat-lihat mobil baru. Karena tidak ada mobil di rumah, dengan menumpang mobil adikku yang akan mengantarkan kue, kami turun di depan sebuah showroom. Setelah beberapa kali tanya jawab dengan salesgirl di sana. Kami pun keluar dari situ. Tiba-tiba Papa mengajak ke showroom lain. “Naik taksi aja! Nggak apa-apa, Papa bawa uang kok!” kata Papa. Kami meluncur dengan taksi ke showroom lain. Argo taksi menunjukkan angka enam ribu. Papa memberikan Rp 7.000,-. “Kalau kita naik bajaj, mana boleh tujuh ribu!” kata Papa. Yah. Begitulah. Untuk jarak dekat, “kendaraan dewa” bernama bajaj memang jauh lebih mahal ketimbang taksi.

Setelah melihat dan bertanya-tanya kepada salesman di showroom itu, kami mencegat taksi lain untuk pulang. Argonya Rp 9.250,-. Papa memberikan Rp 10.000,-. Murah meriah! Tapi bukan itu yang ingin kuingat. Pengalamanku pergi bersama Papa melihat-lihat mobil, dimana aku bisa bercakap-cakap dengan intonasi yang benar dengan Papa. Ini yang luar biasa!

Satu lagi, dengan intonasiku yang benar (tidak perlu dengan nada tinggi), Papa pun terlihat sangat tenang. Tidak emosional seperti biasa.

Aku berhasil mencapai “tujuan hidup harian”ku! Sangat menyenangkan sekaligus mengagumkan. Aku kagum akan Tuhan… yang mengajariku melakukan hal-hal sederhana sekaligus suliiit kulakukan. Dan ternyata hasilnya luar biasa. Aku jadi mengerti, rupanya seperti itulah cara menghadapi Papa. Aku harus berubah lebih dulu, supaya Papa juga berubah.

Apa hal sulit untuk teman-teman lakukan? Jadikan itu Tujuan Hidup Harianmu! Pilih satu hal saja yang sederhana dan spesifik/jelas. Lakukan. Lalu nikmatilah hasil yang luar biasa di hari yang sama! (Tapi ingat: harus sesuatu yang benar ya). Semangaaat!! (Erna Liem-INSIDE, Jakarta)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: