CIRI PRIA YANG TEPAT (Bag. 2)

Banyak pernikahan kandas di tengah jalan padahal pada awalnya mereka sepakat untuk berjanji “till death do us part”, akan terus bersama sampai maut yang memisahkan. Untuk ini, kali ini INSIDE ingin memberikan inspirasi seperti apa sih PRIA YANG TEPAT itu, supaya kita hidup dalam pernikahan kudus sampai maut memisahkan. Ciri pria yang tepat adalah:

MENGASIHI ANAK-ANAK

Hati seorang pria yang tepat dapat dilihat dari caranya menanggapi anak-anak. Bicarakan dengannya perihal anak-anak. Ketahuilah apakah ia berkomitmen untuk membesarkan anak-anak yang hebat sama seperti halnya Anda.

Pastikan apakah ia merasa nyaman di tengah mereka dan senang memberikan sebagian dari dirinya untuk mereka. Jika anak-anak adalah untuk masa depan Anda, pastikan bahwa pria itu tahu betul cara mengasihi mereka.

MEMPUNYAI INTEGRITAS

Pria yang tepat tidak patut menjadi pria pengingkar dan tidak konsisten. Ia harus menjadi pria yang melakukan apa yang telah dikatakannya. Pastikan bahwa Anda dapat mempercayai perkataannya dan berharap pada apa yang ingin dilakukannya. Integritas dan karakter berkaitan erat. Anda tidak dapat memilih salah satunya. Bila Anda memilih keduanya, Anda berkesempatan menjadi pasangan dari pria yang luar biasa tepat.

MENGASIHI

Pria yang tepat harus mengasihi Anda. Memang tampaknya sederhana, namun sangat penting. Begitu banyak wanita yang menikah dengan pria yang tidak mengasihi dan tidak dapat mengasihi mereka. Dalam hal ini, pastikan bahwa pria yang tepat itu seperti Yesus, yakni bahwa ia tahu betul secara mendalam cara untuk mengasihi dan memenuhi kebutuhan Anda. Bahwa ia mendahulukan kepentingan Anda daripada dirinya sendiri. Bahwa kasihnya akan membuatnya melayani Anda dan mau mengorbankan hidupnya bagi Anda. Sebutan untuk tipe pria demikian adalah Pria yang tepat.

LANGKAH WANITA YANG PANDAI:

JALANILAH HUBUNGAN ANDA SECARA PERLAHAN

Tahukah Anda bahwa percintaan dan cinta yang berlebihan hanya akan bertahan sekitar dua tahun? Berpacaranlah setidaknya selama setahun, lalu bertunangan selama setahun pula. (Jangan buru-buru maksudnya, Red) Semua diuji dengan waktu. Apa yang terlihat baik di awal akan terlihat “asli”nya setelah melewati rentang waktu tertentu, paling tidak 1 tahun.

IKUTILAH KONSELING PRANIKAH

Di sini akan banyak diajarkan prinsip-prinsip Firman Tuhan tentang pernikahan dan keluarga.

JANGAN MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS SEBELUM MENIKAH 

Dampaknya sangat buruk, tidak hanya secara psikis, tapi juga fisik (terkena penyakit menular, atau penyakit mematikan, dll), dan konsekuensi lain yang seharusnya tidak perlu ditanggung.

SELIDIKI ALASAN KETERTARIKAN ANDA

Apakah hanya tertarik secara fisik? Alasan dangkal akan membuat kehidupan pernikahan nantinya juga dangkal.

TELITILAH ALASAN ANDA INGIN MENIKAH

Anda akan menikah dengannya karena ia mencintai Anda dan Anda mencintainya, ataukah karena Anda tengah membenci sesuatu yang lain? Apakah Anda sangat benci melajang sehingga akhirnya menikah karena banyak orang menanyakan perihal itu?

CERMATI BAHWA ANDA MEMILIKI BANYAK KESAMAAN DG PRIA ITU

Banyak orang berpacaran bahagia walaupun banyak perbedaan. Tapi berbeda ketika menikah. Perbedaan semakin tajam/jelas terlihat dan membuat kita berpikir ulang, padahal sudah terlambat.

SEPAKAT UNTUK MEMBICARAKAN PERIHAL KEUANGAN SECARA TERBUKA, SEBELUM MENIKAH

Anda berhak tahu segala sesuatu tentang bagaimana ia mengelola keuangannya.

SEPERTI APA KEHIDUPANNYA

Amati pasangan Anda saat bersama dengan mereka dalam berbagai keadaan. Perhatikan cara ia memperlakukan ibunya. Hal itu merupakan petunjuk yang kuat tentang bagaimana perasaannya terhadap wanita dan bagaimana perlakuannya terhadap Anda nanti. Perhatikan cara ia memperlakukan ayahnya. Hal itu memberi petunjuk tentang bagaimana perasaannya terhadap diri sendiri.

DENGARKAN ORANG-ORANG YANG MENGENAL ANDA

Bagaimana pendapat mereka tentang calon pasangan hidup anda. Terbukalah dengan mereka sehingga mereka juga bisa memberikan penilaian yang obyektif dan jelas.

SIAPAKAH DIA

Sangat baik jika Anda menuliskan hubungan Anda dengan pria itu dalam buku harian. Tuliskan apa yang ia katakan tentang dirinya dan orang lain. Ini akan menunjukkan pola dan inkonsistensi yang mungkin muncul.

Sumber: Buku JANGAN SALAH PILIH-Stephen Arterburn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: