Gagal Dengan Sukses

Coba kamu ke toko buku, atau googling deh kiat-kiat untuk sukses, pasti banyak banget buku dan artikel serta tips-tips tentang hal tersebut. Bosen nggak sih? Hehe. Jadi terpikir, kalau ada Kiat-kiat Untuk Sukses, ada nggak sih Kiat-kiat Untuk Gagal? Soalnya tahukah kamu untuk gagal juga punya perjuangannya sendiri. Jika diantara kamu ada yang pengen hidupnya gagal, ikuti aja kiat-kiat Gagal Dengan Sukses berikut ini:

1. Mencoba Narkoba.

Sepertinya ini tips no. 1 deh. Jika kita sudah terjerumus gara-gara mencoba narkoba kita akan susah untuk melepaskannya. Mengapa dengan mencoba narkoba kita bisa jadi orang gagal? Pertama: kalo kita lagi ‘tinggi’ alias mabuk dalam pengaruh narkoba maka kita tidak akan peduli lagi dengan pelajaran apapun di sekolah dan pekerjaan apapun. Tidak perlu kuatir akan matematika, sejarah, biologi atau guru yang killer. Atau boss yang galak. Nah kalau sudah begitu kita nggak bakalan belajar apapun kemudian menjadi bodoh, dipecat, (atau mati). Yang kedua: otak kita bakalan rusak. Kalo otak sudah rusak itu jaminan buat kita gagal dengan suksesnya. Yang ketiga: narkoba membuat kita bisa melakukan hal kriminal dan dosa yang merembet, hasilnya kita bisa gila, masuk penjara dan yang paling parah: masuk neraka. Kalo udah masuk neraka artinya kegagalanmu sudah 100% sukses!

2. Curang.

Ujian? Mencontek aja. Mengerjakan tugas dan melakukan pekerjaan? Curang aja. Dengan mencontek ada dua keuntungan: kita lulus tanpa harus belajar dan kita dapat pujian tanpa harus melakukan apapun. Tapi itu kalau tidak ketahuanorang. Lho, kalau begitu artinya berhasil dong, kan ujian jadi lulus, bahkan bisa dapet ijasah tanpa harus susah payah? Ya, tapi dengan mencontek kita tidak belajar apapun, so kita jadi bodoh dan malas. Bodoh dan malas ujungnya gagal dengan sukses. Mencontek sama juga dengan curang dan mencuri. Kebiasaan mencontek, curang dan mencuri juga diikuti dengan kebiasaan berbohong. Bohong kepada guru maka akan merembet jadi kebiasaan bohong pada pacar, ortu, pemerintah, boss, Tuhan. Ujungnya gagal dengan sukses.

3. Salahkan orang lain.

Jangan pernah mengaku bertanggungjawab atas apapun. Salahkan adikmu kalo kamu memecahkan gelas. Salahkan polisi kalau kamu tertangkap melanggar lalu lintas. Salahkan ortu kalau kamu kena narkoba. Salahkan semua orang kalo kamu salah. Dengan begitu kamu nggak bakalan belajar dari apapun kesalahan kamu. Dengan tidak bertanggungjawab atas apapun akan membuat kamu berbuat seenaknya tanpa batas tanpa peduli yang akhirnya membuat kamu hidup dalam lingkaran kegagalan dengan suksesnya.

Nah, baru tiga kiat itu saja sudah cukup bisa membuat orang-orang gagal dengan sukses. Tidak semua orang bisa melakukannya lho. Kita harus berhadapan dengan orang-orang yang tidak ingin kita gagal. Kita harus berhadapan dengan ortu, pacar kita, istri-suami kita, saudara, sahabat, guru, pembimbing rohani, gembala, dan semua orang yang sayang sama kita. Mau gagal? Jangan pedulikan mereka semua. Apakah kamu ingin gagal? Saya ucapkan semoga berhasil, eh semoga gagal, …ah kamu tau apa maksud saya kan? (F! Kacamata3d.blogspot.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: