Dimanakah Jodohku?

Umur saya sudah mendekati 40, tahu kalo dipanggil untuk menikah (tidak ada karunia selibat), tetapi sampai sekarang belum bertemu “jodoh”. Apa yang harus saya lakukan selain berdoa?

Isi pikiran anda, bahwa anda belum terlambat. Saya berjumpa dengan janda atau duda dan mereka berumur 50 tahun dan masih semangat mencari pasangan baru, merasa tidak terlambat untuk menikah lagi.

Isi pikiran dengan syarat2 pasangan hidup yang lebih realistis. Jangan perfectionist, jangan mencari yang sempurna. Tuhan memang akan menyempurnakan setiap anak Tuhan, tetapi proses itu baru selesai ketika orang meninggal dunia. Jika anda mencari yang nyaris sempurna, yang takut Tuhan, lembah lembut, tahan nafsu, penguasan diri, baik dll dengan menyebut semua buah roh, maka anda akan menemukannya di sorga nanti.

Setelah anda isi pikiran dengan dua hal diatas, melangkah memperluas pergaulan anda, baik lingkungan gereja, bisnis, sosial, olahraga, seni atau jaringan apapun yang memang anda mungkin untuk masuk.

Carilah sahabat sebanyak mungkin, maka diantara sahabat akan ada yang menjadi jodoh anda. Jika dia hanya mau bersahabat dan tidak mau jadi pacar, maka tetaplah menjadi sahabat dan bukan putus hubungan. Jika itu yang terjadi, anda bisa dikenal sebagai orang yang kurang simpati dan tidak punya sahabat, nah, kalau sahabat aja ndak punya, bagaimana dapat pacar atau jodoh. (Jarot Wijanarko/www.ifadahsyat.com)

One response to this post.

  1. Posted by nubin nobertus on December 20, 2013 at 7:27 pm

    cari jodoh katolik

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: