MENGUTAMAKAN YANG UTAMA

Bicara soal time management atau mengatur waktu dengan efektif kita pasti pernah mendengar tentang first thing first atau mengutamakan yang utama. Mendahulukan yang penting dan menunda yang kurang penting. Mengatur waktu kita sedemikian rupa sehingga kita tidak mengerjakan hal-hal yang tidak penting, tapi mengerjakan hal-hal yang memang benar-benar penting.

Masalahnya apakah yang utama yang harus kita utamakan itu? Bagi tiap orang yang utama itu berbeda-beda. Ada yang menganggap pekerjaannya yang terutama. Ada yang menganggap pelayanannya yang terutama. Ada yang menganggap keluarganya yang utama.

Tapi di antara sekian banyak yang “utama” itu, saya ingin memfokuskan pada sebuah hal “utama” yang saya yakin kita semua akui “keutamaannya”, tujuan hidup.

Kenapa Tujuan Hidup Utama?

Karena manusia diciptakan sebagai makhluk yang selalu ingin mempunyai tujuan. Dalam setiap aspek hidupnya, manusia selalu mempunyai tujuan. Baik tujuan yang besar, kecil, jangka panjang atau jangka pendek. Tanpa tujuan, sesuatu yang kita lakukan akan menjadi sia-sia, kosong, hampa dan tidak berarti.

Misalkan, kita bekerja, tujuannya apa? Supaya punya uang. Buat apa punya uang? Supaya bisa hidup. Karena ada tujuan untuk mendapatkan uang, kita bekerja. Karena ada tujuan harus hidup kita berusaha mencari uang.

Atau kita makan. Tujuannya? Agar kita kenyang. Kenapa kita harus kenyang? Agar kita punya energi untuk melakukan kegiatan kita sehari-hari. Karena ada tujuan untuk kenyang dan mempunyai energi maka kita makan.

Inilah kekuatan tujuan. Tujuan menggerakan kita, memotivasi kita dalam melakukan sesuatu. Bayangkan kalau kita makan atau bekerja tanpa tujuan.

Kalau untuk hal-hal kecil seperti makan dan bekerja saja kita punya tujuan, bagaimana dengan yang lebih besar? Misalnya hidup. Untuk apa kita hidup? Kalau kita tidak tahu jawabannya, kita akan merasa hampa. Sayangnya itulah yang dialami banyak orang.

Mereka tidak tahu untuk apa mereka hidup. Mereka hidup hanya untuk hidup. Itu sebabnya kenapa banyak orang merasa bosan dengan hidup mereka.

 Menemukan Tujuan Hidup

Pertanyaannya, apa yang kita harus lakukan? Kalau kita saat ini belum tahu apa tujuan hidup kita, belum terlambat mencarinya. Tidak peduli keadaan kita sekarang seperti apa. Apakah kita sudah berumur, sudah berkeluarga, atau sibuk dengan pekerjaan, tetap kita harus tahu apa tujuan hidup kita.

Bagaimana caranya?

Mazmur 139:16  mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.

Hanya Tuhan yang tahu apa tujuan hidup kita. Kita bisa saja merasa tujuan hidup kita ini atau itu, tapi belum tentu tepat. Karena itu kalau kita mau menemukan tujuan hidup kita, bertanyalah pada-Nya. Bangun hubungan dengan Dia. Dan biarkan Dia memberi tahu kita tujuan hidup kita dengan cara-Nya.

Ok, kedengarannya klise, kuno. Tapi sudahkah kita melakukannya? Sudahkah kita menghabiskan  waktu kita untuk membangun hubungan dengan Dia? Mencari tahu apa kehendak-Nya bagi kita?

Iman dan Tujuan Hidup

Kadang dalam proses menemukan tujuan hidup, kita membutuhkan iman. Maksudnya, kadang kita tidak akan tahu dengan jelas dan pasti bahwa inilah tujuan hidup kita. Tapi di depan kita ada peluang atau kesempatan atau jalan terbuka yang sepertinya mengarah kepada tujuan hidup kita. Di sinilah kita membutuhkan iman. Kita membutuhkan iman untuk memercayai bahwa apa yang ada di depan mata kita itu adalah jalan yang Tuhan bukakan bagi kita.

Bagaimana kalau salah? It’s ok, karena kalau salah pun selama hati kita tetap melekat pada-Nya, Dia yang akan membawa kita kembali ke jalan yang benar. 

Kembali kepada first thing first. Kalau kita harus mengutamakan yang utama, saya rasa menemukan tujuan hidup dan mulai menghidupi tujuan hidup itu adalah salah satu hal yang cukup “utama” untuk kita utamakan. Kenapa kita tidak mulai menyisihkan waktu kita yang berharga untuk bertanya kepada Tuhan, “Apakah tujuan hidup saya?” percayalah, kita tidak akan menyesal kalau kita mengutamakan mencari tujuan hidup kita. (denny pranolo-INSIDE)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: