MITOS KOLESTEROL (Bag. 3)

Bagaimana meningkatkan HDL dan mempertahankan perbandingannya dengan kolesterol dan trigliserida yang ideal?

1) makanlah mayoritas sumber protein dan lemak asal tanaman: sayur berwarna hijau tua, wortel, tomat, buah (alpukat), kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian, beras dan gandum yang masih berkulit ari, kelapa.

Dari sumber hewani: telur lengkap (putih dan kuning telur), ikan air. Hati-hati, yang berbahaya dari telur dan ikan adalah jika diternakkan dengan pakan pellets, sebab umumnya mempunyai kandungan antibiotika dan hormon pertumbuhan.
Yakinkan bahwa sumber pakannya organik.

2) Hindari makanan gosong, penggunaan minyak goreng yang sudah gosong, daging yang diolah pada suhu tinggi dan proses pemasakan lama dan juga sumber makanan yang sudah membusuk walau hanya sebagian.

3) Tetap  beraktivitas dan latihan fisik teratur dan terukur, cukup tidur malam, tidur siang yang memadai, kelola stres dengan bijak, hiduplah bermasyarakat secara sehat. Dan jangan kuatir terpapar sinar matahari asal tidak berlebihan.

4) Hiduplah harmonis bersama alam, tidak usah mencoba melakukan modifikasi atas apa yang sudah diberikan alam:  makanlah telur, kuning dan putih bersama. Memang sebaiknya jangan diolah sampai matang betul (hard boiled) atau digoreng (jika hendak diceplok atau didadar, pakai minyak baru atau mentega dan segera diangkat), tapi masaklah bersama lauk biasa yang direbus atau rebus 3/4 matang saja.

Untuk anda ketahui saja, jika kita makan hanya putih telurnya, anda terpapar zat kimia anti-vitamin B6 badan anda akan defisit vitamin ini. Pada kuning telurlah terdapat zat kimia yang menetralkan anti vitamin B6 itu.

5) Makanlah ikan atau daging apapun sejauh berasal dari peternakan organic (bukan pellets atau ‘fur’) dan hendaknya dimasak dengan suhu sedang (kurang dari 120 Celsius, artinya bukan digoreng atau dipanggang, tapi dimasak dalam kuah: direbus). Sekali lagi yang menentukan bukan macam ikan atau daging atau telur, melainkan bagaimana ia diolah, yaitu  dengan menghindari rusaknya kolesterol karena suhu tinggi atau efek pakan ternak yang penuh suplemen yang mengubah  sifat alami kolesterolnya. (Diambil dari tulisan Drg. Andreas Adyatmaka) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: