MITOS KOLESTEROL? (Bag.1)

Pada umumnya kita “ketakutan” kalau mendengar kata “kolesterol tinggi” lantas menghubungkannya dengan “serangan jantung” dan “stroke”. Lalu kita buru-buru cek ke lab. Atau ada juga yang pantang kuning telur. Atau tidak mau makan telur puyuh karena konon kolesterolnya tinggi. 

Berikut beberapa poin dari tulisan Uffe Ravinskov, dari bukunya The Cholesterol Myths, updated by Ben Kim, 14 July, 2011 yang akan membuat kita mengerti lebih jauh apa itu kolesterol.

Kolesterol bukan racun yang berbahaya
Sebaliknya kolesterol adalah zat yang sangat penting untuk berbagai proses dalam tubuh.

Makan banyak kolesterol atau pantang, tidak ada  bedanya
Karena harus ada kadar tertentu dalam tubuh, maka jika anda berpantang kolesterol, hati andalah yang akan memproduksinya untuk mencukupi  kebutuhan; jika anda makan banyak kolesterol, hati anda tidak menambah dengan memproduksinya sendiri.

Kolesterol tinggi tak terbukti menaikkan serangan jantung
Sebab frekuensi serangan jantung sama banyak dengan yang kolesterolnya rendah.

Obat yang khusus menurunkan kolesterol tidak terbukti menurunkan angka serangan jantung secara berarti
Malah pada beberapa kejadian meningkatkan potensi kanker dan batu empedu. Statin (Lipitor dan lain-lain), misalnya, memang bisa menurunkan angka serangan jantung tapi bukan karena ia menurunkan kolesterol tapi karena efek mengencerkan darahnya. (Diambil dari tulisan Drg. Andreas Adyatmaka) (Bersambung) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: