Waktu Paling Tepat Mengubah Karir

Menurut Mas Jarot, kapan waktu paling tepat untuk mengubah karir kita? Contoh: karyawan menjadi pengusaha/wiraswasta.

 Anda yang memiliki hidup anda, maka selayaknyalah anda yang mengambil keputusan atau orang lain akan mengambil keputusan untuk anda, dan itu bisa jauh lebih menyakitkan. Setiap keputusan ada resikonya, beranilah mengambil keputusan, namun kita bisa meminimalisir masalah dengan keputusan yang bijaksana.  

 Berikut beberapa tips dari saya:

1. Milikilah impian besar jangka panjang. 

Misalnya akan memiliki usaha sendiri yang besar di bidang tertentu. Impian besar ini akan membuat anda bergairah dalam hidup, lalu mulai membuat rencana jangka panjang, misalnya bekerja di perusahaan lain dalam bidang tersebut, untuk mencari ilmu. Tidak banyak kecewa soal gaji atau bonus kecil, tetap semangat karena ada motivasi “yang penting dapat ilmu, dapat kenalan, dapat jaringan dan relasi”. Bidang bisnis saya sarankan sesuai minat, kesukaan atau talenta. Syukur2 juga sesuai bidang ilmu.

2. Rencana besar ini tidak harus segera direalisasi.

Terutama jika anda hidup dari titik nol seperti saya. Tidak ada modal, tidak ada jaringan, relasi apalagi warisan. Menemukan pekerjaan yang sesuai impianpun seperti mencari jarum di laut. Tidak ketemu, terpaksa tubruk yang ada dulu, yang penting bisa makan.

3. Dari sisi waktu, 2-3 tahun.

Asal dengan semangat menyala2 karena mau buka usaha sendiri dan ambisi mencari ilmu, maka tentunya kerja rakus tanggung jawab, rakus tugas membuat 2-3 tahun cukup menguasai bidang tersebut.

Bisa mulai pindah perusahaan sejenis, tetapi untuk lompatan jabatan, lompatan gaji (untuk kumpul modal) atau lompatan jaringan dan wawasan yang  lebih luas karena perusahaan skala lebih besar.  2-3 tahun kemudian secara profesional sudah lebih dari cukup.

4.  Dari sisi pribadi, jika belum menikah.

Atau menikah belum punya anak, belum ada kebutuhan rutin bulanan yg wajib, maka lebih berani mengambil keputusan keluar dari zona nyaman, untuk mulai usaha sendiri yg ganas rimba bisnisnya, dimana statistik menyatakan hanya 10-20 % saja kaum profesi yang terjun ke dunia bisnis yang sukses.  Mereka yang mewarisi usaha orang tua, tinggal menjalankan, tentunya lebih mudah sukses.

Jika sudah menikah

Lebih aman dan bijaksana, jika sebelum keluar, maka istri sudah ada penghasilan lain, minimal untuk makan. Disini perlu sehati dengan istri. Sementara usaha masih menabur dan terus menabur tanpa tahu kapan bisa menuai, maka istri harus ikhlas, penghasilannya untuk menghidupi keluarga, bahkan menutupi cash flow jika diperlukan.

6. Resiko bisa diminimalisir.

Jika keluar buka usaha sendiri, bukan menjadi saingan perusahaan lama dimana anda bekerja, tetapi justru menjadi mitra atau pemasok ke perusahaan lama dimana anda bekerja.  Maka selama 2-3 tahun bekerja, manfaatkan baik-baik membangun relasi, pertemanan, hubungan baik dengan bos atau bagian pembelian, menunjukkan karater dan integritas, maka anda pasti lebih mudah diterima. Apalagi jika anda keluar dengan ‘restu’ perusahaan asal. Usaha sendiri jenis seperti ini 70-80% akan berhasil.

7. Usaha sendiri yg relatif mudah adalah mengembangkan usaha yg sudah ada.

Misal orang tua punya restoran bakmi atau warung kopi kecil, namun rasanya luar biasa. Lalu anda bekerja di perusahaan international sistem franshice kemudian mengangkat usaha orang tua ke skala nasional dengan sistem franchise yang sudah anda pelajari.

Tidak ada yang mudah, tetapi bisa. Tidak ada yang pasti tentang kehendak TUHAN untuk berkarier sebagai profesional yang bekerja atau berwiraswasta. Hanya ada satu cara untuk mengetahui kepastian ini, yaitu dengan mencobanya. Berani sukses, berani gagal. Berani sukses, berani mencoba. Berani sukses, berani tantangan. Siapkan mental untuk hal terburuk, beranikan melangkah, dan yang cukup penting siapkan mental pasangan anda!! (Jarot Wijanarko/www.ifadahsyat.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: