Maximum Productivity

Hmm… kalau bicara soal Produktivitas, apa yang terbayang dalam pikiran kita? Para pelajar/mahasiswa yang mendapat nilai rata-rata tertinggi?Parasalesman yang bisa mencapai target? Apa sih artinya Produktivitas?

ARTI

Setelah membaca berbagai definisi, INSIDE menyimpulkan bahwa arti Produktivitas adalah: sanggup atau mampu “menghasilkan” sesuatu yang bermanfaat/baik dalam jumlah sangat besar/berlimpah. Jadi, Maximum Productivity artinya, sangat mampu (dengan kekuatan maksimal/melakukan yang terbaik) “menghasilkan” dalam jumlah sangat besar/berlimpah. Wow!!

CARA

Mungkin kita bertanya-tanya, kenapa ada si A yang “jago banget masak” sampai jadi master chef di hotel berbintang 5, sedangkan si B, masak air saja gosong. Atau ada si C yang jadi juara Olimpiade Fisika, sementara si D, E, F, atau kita sendiri begitu melihat bahwa besok ada jadwal pelajaran Fisika saja sudah sakit perut alias stres. Kalau sudah begini, apa iya, kita bisa tetap jadi produktif? Jawabannya: BISA!

Tuhan menciptakan manusia bukan asal-asalan, tapi masing-masing sudah dilengkapi Tuhan dengan talenta dan karunia yang unik. Jadi, jangan pernah berpikir bahwa “aku tidak bisa apa-apa”. Karena kita pasti bisa tetap produktif, hanya saja bidangnya berbeda dengan orang lain. Itu sebabnya tema INSIDE kali ini adalah MAXIMUM PRODUCTIVITY. Dengan tujuan, setiap kita sanggup dan mampu menghasilkan sesuatu, dalam jumlah yang sangat besar!! Caranya?

Cinta

Menurut survey yang INSIDE rangkum, waktu kita punya cinta (dalam hal ini) terhadap apa yang Tuhan percayakan kepada kita untuk diurus, dikerjakan, dan ditangani, itulah kunci untuk masuk kedalam MAXIMUM PRODUCTIVITY. Simpelnya begini, ketika kita mencintai seseorang, kita akan lakukan apapun (sekali lagi, apapun) untuk orang itu. Jadi kalau dimasukkan dalam konteks produktivitas, ketika kita cinta dengan pekerjaan yang kita miliki sekarang, maka kita akan melakukan apapun, untuk bisa menyelesaikannya.

Kalau saat ini kita sedang tidak mencintai apa yang kita kerjakan (atau jurusan yang terlanjur kita masuki), carilah alasan atau hal (sekecil apapun) yang bisa membuat kita mencintainya.

Memang jauh lebih baik jika saat ini kita sedang melakukan apa yang kita cintai, tapi kalaupun tidak, berusahalah untuk mencintai apa yang kita lakukan, supaya bisa tetap produktif. Mengapa? Karena ini berhubungan dengan prinsip “setia dalam perkara kecil”. Dan percayalah bahwa ketika kita menjadi Produktif dalam perkara kecil, maka Tuhan pasti memercayakan hal yang jauh lebih besar kepada kita. Pintu-pintu kesempatan akan Tuhan buka lebar-lebar! Apa yang kita impikan, idamkan, dan ingin kita lakukan karena kita benar-benar sukai/cintai, pasti Tuhan berikan. Dengan begitu, MAXIMUM PRODUCTIVITY pun pasti kita capai!

Untuk bisa mencintai: jangan hanya berdiam diri tapi lakukan sesuatu! Lakukan segala macam hal, sampai kita mengerti dan bisa memilih, mana yang benar-benar kita sukai. Biasanya kita bisa mengerti dari hasil yang kita capai. Mana yang paling maksimal, tekuni itu dengan gairah (passion)!

Bahagia

Menurut survey dan pengalaman INSIDE sendiri, menjadi bahagia itu pilihan pribadi. Artinya, tidak ada faktor luar seburuk apapun, yang bisa membuat kita tidak bahagia, kecuali kita mengijinkan hal-hal diluar itu membuat kita tidak bahagia.

Ada seseorang bernama Walt Disney (nama yang saat ini sangat terkenal). Apa yang dihasilkan Walt awalnya dianggap “karya yang gagal” oleh banyak pemilik studio film. Tapi itu tidak membuatnya putus asa, mengasihani diri sendiri atau dengan kata lain merusak kebahagiaannya. Buktinya, penolakan itu justru mendorongnya untuk membangun sendiri studio film yang saat ini menjadi salah satu studio penghasil film-film animasi terbesar di seluruh dunia!

Orang yang berbahagia dipastikan akan: lebih kreatif, bekerja lebih baik dibanding yang lain, cenderung menyelesaikan masalah ketimbang menggerutu akan masalah yang dihadapi, punya energi lebih banyak, lebih optimis, lebih termotivasi, tidak gampang sakit, mampu belajar lebih cepat, tidak kuatir berlebihan ketika berbuat kesalahan sehingga tidak membuat lebih banyak kesalahan, bisa mengambil keputusan dengan lebih baik, dibandingkan orang yang tidak bahagia.

Ingat, sumber kebahagiaan adalah Tuhan! Jadi, jagalah hubungan dengan Tuhan semakin dekat hari demi hari!

Tujuan

Ketika kita mulai sekolah, tujuan kita adalah lulus dengan baik lalu mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan (tujuan). Ketika kita ingin menikah (tujuan), maka kita akan mulai menata hidup dengan baik, rajin menabung untuk menghidupi keluarga, bekerja dengan baik penuh integritas sehingga dipercaya lebih oleh atasan kita. Bagaimana jika kita tidak punya tujuan? Sekolah/kuliah akan kita jalani dengan sekedarnya, “yang penting lulus”. Hidup akan kita jalani asal-asalan, “yang penting bisa makan3X sehari”. Untuk menjadi produktif, milikilah tujuan!

Prioritas

Kita dihadapkan dengan begitu banyak persoalan, urusan, dan daftar kegiatan yang harus diselesaikan setiap hari. Ini membuat pikiran kita “penuh”. Dan kalau sudah begini, ujung-ujungnya “tidak menghasilkan apapun”. Tidak ada persoalan yang tersolusi, urusan yang tertangani, atau kegiatan yang selesai hari itu. Itu sebabnya, tetapkanlah PRIORITAS dan CATAT! supaya gampang diingat dan… tentu saja dievaluasi/di-follow up mana yang sudah selesai, mana yang masih harus diselesaikan besok!

Urutan prioritas seharusnya adalah melakukan apa yang penting dan mendesak lebih dulu. Jadi pilahlah dari daftar prioritas yang kita catat, mana yang memenuhi kriteria “penting-mendesak”. Yang salah adalah melakukan apa yang mendesak padahal tidak penting, contoh: membalas email teman yang menanyakan “Hari Minggu besok mo kemana?”, melayani telepon teman yang sedang curhat karena putus pacar, padahal pekerjaan menumpuk di kantor.

Doa

Bersama Tuhan kita bisa melakukan segala sesuatu!! Jadi cara terakhir untuk mencapai semua hal di atas adalah: doa, doa dan doa!! Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Fil 4:13)

Selamat menjadi produktif dan mencapai MAXIMUM PRODUCTIVITY! (Berbagai Sumber-INSIDE)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: