Seperti Untuk Tuhan

Namanya Jarot Wijanarko. Ia lahir pada 12 September 1963 dari keluarga sederhana di Karangpandan, desa kecil berjarak 28 km dari Solo, Jawa Tengah. Ayahnya adalah seorang kepala sekolah dan Ibunya seorang guru SD. Sewaktu kecil, ia sudah dilatih untuk tidak malu “berjualan”, yaitu mengantarkan es lilin ke warung-warung dan juga para tetangga. Keberhasilannya saat ini mematahkan pendapat awam bahwa anak guru, biasanya menjadi guru juga. Dan membuktikan bahwa nasib seseorang tidak tergantung dari masa lalu, serta kemiskinan bukanlah halangan untuk menjadi kaya (berkelimpahan secara rohani+jasmani+materi).

Berbekal uang Rp 40.000,- dari orangtuanya, ia kuliah kekotaBogor. Pada tahun 1990, ia menikahi adik kelasnya, Esther Setiawati dan saat ini dikaruniai Tuhan dua putri dan satu putra, Levina, Nia dan Bena. Pada tahun yang sama, setelah lulus menjadi Sarjana Teknik dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ia merantau ke Jakarta dengan hanya membawa sebuah koper, dan tinggal di rumah bedeng tanpa TV. Hidup dikotayang keras dengan banyak tantangan, bukanlah halangan baginya untuk maju. Kegagalan, Penolakan, Masalah adalah bagian besar dari proses hidup yang ia jalani.

Sebagai seorang ayah, ia belajar untuk mendidik secara reward+punishment, menerima setiap anak-nya sebagai pribadi yang unik/spesial, bersedia menjadi teman/sahabat bagi anak-nya.

Dalam dunia kerja, ia adalah seorang karyawan yang berkarakter seperti tokoh di Alkitab: Yusuf dan Daniel; berintegritas, jujur, bisa dipercaya, disiplin, rajin, radikal dan mempunyai excellent spirit, melakukan  segala sesuatu seperti untuk Tuhan (Kol 3:23). Dia dijauhi teman dan dimusuhi banyak orang karena prinsip hidupnya. Dijuluki “Si Sosial”, Sok Sial.  Tapi di sisi lain dia juga menjadi Karyawan terbaik. Salah seorang direksi di tempatnya bekerja menjulukinya “The Rising Star”.

Kemudian dengan modal dasar “hanyalah” KEJUJURAN, seseorang memercayainya untuk mengelola sebuah perusahaan. Ia menjalankan prinsip-prinsip Kerajaan Allah dalam usahanya, antara lain membayar pajak, tidak menerima suap, menjauhi godaan “wanita”, memperlakukan supplier/buyer dan membangun jaringan/networking dengan benar. Bersama partner kerjanya tersebut, ia menjadi founder dan komisaris dari PT IFARIA GEMILANG yang berdiri tahun 1992. Saat ini perusahaan tersebut memiliki jaringan distribusi di 32 propinsi, 175kotadengan sistem MLM bermoto IFA DASYAT. Anggotanya 500.000 orang dan menjual 1.600 jenis produk.

Selain sebagai pengusaha, ia juga mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan dan sesama. Dan karena memiliki hati terhadap anak-anak/pendidikan, maka pada 1995 ia membuka TK (Taman Kanak-Kanak) Happy Holly Kids di rumahnya, yang sampai  saat ini telah berkembang menjadi usaha franchise. Selain itu, dengan nama yang sama ia membuka PT Happy Holy Kids yang bergerak dalam bidang pendidikan informal dengan memberikan pendidikan usia dini, yaitu memproduksi film, lagu, cd, kaset, vcd yang ditayangkan di 29 kota besar melalui berbagai saluran TV Lokal.

Tidak hanya itu, Ia juga mendirikan sekaligus menjadi ketua dari Yayasan Pulihkan Indonesia, yang memiliki Panti Asuhan dan 16 cabang sekolah TK Pemulihan, melakukan kegiatan sosial di berbagai kota di Indonesia

Kegiatannya yang lain adalah sebagai pembicara seminar, KKR, training motivasi interdenominasi, lintas agama, lintas geografis (Biasanya ia berbicara mengenai keluarga, multiple intelegensi, mendidik anak, dan tentunya kebenaran Firman Tuhan) dan juga menulis. Sejak 1990 ia telah menulis lebih dari 30 buku dan saat ini sedang menyelesaikan 6 buku lainnya. Buku-bukunya banyak menjadi sumber insipirasi, mendorong dan membawa pemulihan/perubahan bagi pembaca, antara lain: “Menembus Batas”, “Hidup Produktif”, “Pernikahan Bahagia”, “Rajawali”, “Saya Mau Kaya”.

Dengan banyak hal besar yang Tuhan percayakan kepadanya, ia tetap tidak berhenti untuk bermimpi besar karena ia tahu bahwa Allah yang dicintainya adalah Allah yang Besar, yang mempunyai Kuasa Tak Terbatas. Mimpinya yang masih belum menjadi kenyataan adalah membuat sebuah HAPPY HOLLY KIDS LAND seluas 100 hektar, dengan konsep gabungan antara Universal Studio dan Disneyland. “Great people, make things happen. Ordinary people, watch things happen. Small people, wonder what happen”.

Perjalanan hidupnya berhasil dilalui dan dilewati karena  kekuatan Cinta! Cinta pada Tuhan, keluarga, panggilan hidupnya, anak-anak kecil, jiwa-jiwa, pekerjaannya. Semua karena cinta! Ia mengatakan bahwa karena Cinta kekuatan bisa muncul kembali, walaupun secara fisik badan sudah lelah.

Dari perjalanan hidupnya teman-teman INSIDE bisa belajar bahwa orang yang menempatkan Tuhan di urutan nomor satu dalam hidupnya, penuh cinta kasih, hidup benar, menerapkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah, berkarakter, berintegritas, produktif pasti memberi dampak/pengaruh bagi orang lain dan nama Tuhan dipermuliakan. Marilah kita berkarya! (Lovinalina-INSIDE)

(Pada INSIDE edisi mendatang, beliau akan menjadi salah satu kontributor dalam rubrik Question and Answer. (Terima kasih untuk kesediaannya Mas). Kirim pertanyaan teman-teman seputar dunia usaha, dunia kerja, keluarga, dll untuk dijawab oleh beliau. Yuk! Ditunggu ya…!).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: