Kasihan Sama Tuhan

Aku kadang suka kasihan ama Tuhan. Heh? Maksud lo?

Budi (sebenernya namanya sih bukan Budi, tapi kasian kalo nama aslinya disebutin disini, hehe) adalah temenku yang suka bareng ke gereja. Suatu kali aku memergoki dia lagi nongkrong di luar ruang kebaktian padahal khotbah sedang berlangsung.

“Lho, lagi ngapain Bud?” tanyaku penasaran, “…bukannya dengerin khotbah, lu!”

Lalu dia jawab dengan santai, “Ah, males dengerin khotbahnya si Pak Juned (bukan nama sebenarnya juga)”.  “Soalnya gue tau sehari-harinya dia kalau lagi di rumah, guekantetanggaan ama dia! Munafik semua yang dia khotbahin! Nggak ada yang dia lakukan! Mendingan khotbahin aja diri dia sendiri dulu!”.

Hmm, perkataan si Budi membuat saya berpikir. Dulu, kalau pendeta sedang ber khotbah di gereja, pikiranku juga suka mikirin apa yang dia khotbahkan. Tapi bukannya berpikir  tentang firman Tuhan yang disampaikan, aku malah berpikir seperti ini: “Ah, salah tuh apa yang dikatakan si Pak Pendeta!” atau “Ah, khotbahnya garing, bikin ngantuk!”.

Sekarang aku mikir. Aku jadi kasihan sama Tuhan. Seharusnya waktu kebaktian, praise and worship, mendengarkan firman Tuhan, maka hati dan pikiran kita tertuju pada Tuhan Yesus. Mungkin waktu bernyanyi kita jadi ingat Yesus yang sudah baik kepada kita. Atau waktu khotbah kita diingatkan untuk bersyukur kepada  Tuhan, dsb. Pokoknya kita menyembah Tuhan. Kita ingat kepada Tuhan. All about Jesus. Tapi kenyataannya, kita malah suka mikirin diri sendiri yang lagi kesal sama si pengkhotbah atau WL-nya, atau mikirin khotbahnya yang menurut kita membosankan. Lalu Tuhannya dilupakan. Tidak mendapat perhatian. Kasihan ya Tuhan. Harusnya diagungkan, malah dikucilkan.

Sejak itu saya bertobat. Fokus pada Yesus. Yesus bisa bicara pada kita sekalipun lewat pendeta yang mungkin kita tahu kehidupannya bobrok dan munafik. Yesus bisa mengurapi pemimpin pujian yang diluar suka menjelek-jelekan kita. Yesus bisa menegur kita lewat teman atau saudara seiman kita yang kita benci. Fokuslah pada Tuhan. Kasihan dong Tuhan kalo kita malah menomorduakan Dia, betuk nggak? (Fery!Kacamata3d.blogspot.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: