TAKUT GAGAL?

Beethoven, dianggap musisi yang sangat kaku, waktu dia belajar memegang biola. Gurunya menjuluki dia “komposer tanpa harapan”. Walt Disney, pernah dipecat oleh seorang editorsuratkabar karena dianggap “kekurangan ide”. Thomas Edison, penemu terbesar sepanjang sejarah Amerika, dikatakan oleh gurunya sebagai “murid yang terlalu bodoh untuk mempelajari apapun”. Albert Einstein, belum bisa ngomong sampai dia berusia 4 tahun, dan belum bisa membaca sampai dia 7 tahun, gurunya melukiskan sebagai murid yang “lamban ingatan, tidak dapat bergaul dan selalu terlena dalam lamunan-lamunan yang tolol.” Ia dikeluarkan dari sekolah dan ditolak oleh Zurich Polytechnic School.  Sehabis Alexander Graham Bell demonstrasi cara memakai telepon hasil penemuannya, Presiden Rutherford Hayes berkata, “Ini penemuan yang menakjubkan, tetapi siapa yang mau memakainya?”. Tapi sekarang, penemuan ini menjadi sangat penting bagi umat manusia.

Kenyataan-kenyataan pahit orang-orang tersebut, apakah membuat mereka jadi orang gagal? Tidak. Karena mereka nggak berhenti mencoba. Mungkin saat ini kamu lagi ngalamin yang namanya kegagalan, hal yang sama dialamin oleh tokoh-tokoh tersebut. Kegagalan memang menyakitkan. Nggak ada satu orangpun di dunia ini yang pengen gagal. Tapi ingatlah, perasaan takut gagal atau takut berbuat kesalahan adalah penghalang terbesar yang bikin banyak orang nggak berani mencoba melakukan suatu terobosan apa pun dalam hidupnya.

EMPAT P

Ada 4 P yang adalah tips buat kamu-kamu yang pengen menjawab panggilan Tuhan dan mau jadi anak Tuhan yang membawa dampak buat dunia ini:

Punya Mimpi 

Tanpa impian, visi, atau harapan, hidup akan sia-sia. Percaya deh. Impian akan membuat kita lebih bergairah dan bersemangat dalam hidup. Nggak perlu malu punya impian yang muluk asal jangan impian konyol. Semua orang sukses memulainya dengan impian.

Pastikan Impian Itu Dari Allah 

Karena ercayalah apapun yang berasal dari Allah pasti terjadi (Ayub 42:2). Caranya ialah dengan membangunlah suatu hubungan yang intim dengan Tuhan, sehingga kemauan Tuhan jadi kemauan kita dan juga sebaliknya. “Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu, baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” (Filipi 2:13).

Perencanaan  yang Matang 

“Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.”  (Amsal 24:6).

Jangan sampai mimpi kita hanya diam dalam pikiran kita. Ambil waktu untuk merencanakan. Bayangkan dan detilkan mimpi kita, catat tahun berapa atau kapan mimpi itu bisa kita capai. Tapi ingat: “Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu.” (Amsal 16:3).

Positive thinking dan Imani! 

Jika engkau berpikir bisa, maka engkau pasti bisa! Ya, kalimat itu memang bikin kita termotivasi dan berpikir positif, tapi jangan berhenti sampai disitu, karena bisa aja kita hanya tersugesti olehnya. Lanjut ke beriman!

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:23, 24)

Dasar kita untuk percaya bahwa kita akan melakukan perkara besar bersama Tuhan adalah Firman Tuhan, bukan perkataan kita sendiri. Dan janji Tuhan nggak sama dengan janji-janji manusia. (F! Kacamata3d.blogspot.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: