ALERT!

Dalam Kitab Matius 25 diceritakan perumpamaan 5 gadis bodoh dan 5 bijaksana. Apa beda di antara mereka? Mengapa yang satu kelompok disebut bodoh? Karena mereka tidak membawa minyak sebagai cadangan untuk menyongsong mempelai pria ketika sewaktu-waktu ia datang. Dari kisah ini, mari kita sama-sama belajar beberapa hal:

TIDAK ADA YANG PASTI

Kita semua tahu bahwa selalu ada faktor ‘x’ dalam setiap apa yang manusia rancangkan, betapapun tingginya tingkat presisi atas rancangan itu. Mungkin kisah nyata yang masih segar dalam ingatan kita adalah berita tentang Reaktor Nuklir di Jepang yang setelah bencana gempa bumi dan Tsunami mengalami kebocoran, adalah satu contoh dari ketidakpastian yang harus dan mau tidak mau pasti dihadapi manusia, sepintar apapun, sehebat apapun. Jepang adalah negara yang rawan gempa. Itu sebabnya segala sesuatu dipersiapkan dengan sangat baik untuk mengantisipasi ketika gempa itu tiba-tiba datang. Kenyataannya? Reaktor Nuklir yang bocor berada dalam tingkat yang semakin membahayakan setelah bencana alam tadi. Entahkah nantinya setelah edisi ini dicetak, negara maju di Asia itu dapat menangani masalahnya, tetap saja mereka mendapati bahwa rancangan yang telah mereka buat untuk “menjagai” Reaktor Nuklir mereka harus “goyah”, karena peristiwa gempa dan Tsunami yang terjadi di luar perkiraan.

Dunia ini tidak pernah menawarkan sesuatu yang pasti. Persis seperti yang digambarkan dalam perumpamaan tadi. Ketidakpastian, selalu akan kita hadapi. Sebaik apapun rencana yang pernah kita buat, akan selalu ada faktor ‘x’ yang tidak bisa terjangkau oleh rencana kita. Jadi, apa yang harus kita lakukan? Berikut 3 “siklus” berulang yang harus kita lakukan untuk “berjaga-jaga”:

1. Memiliki lebih dari sekedar SATU rencana

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? (Lukas  14:28)

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? (Lukas  14:31)

Hanya orang “bodoh” yang tidak pernah punya rencana. “If you fail to plan, you plan to fail”. Artinya, kalau kita tidak punya rencana, berarti kita sedang merencanakan kegagalan. Tapi punya 1 rencana saja belum cukup. Milikilah lebih dari sekedar 1. Mengapa? Karena kalau rencana yang sudah begitu matang saja bisa gagal, maka kita harus sadar bahwa satu rencana saja tidak cukup. Plan A, plan B, plan C, bahkan sampai plan Z, buatlah semuanya itu bila perlu. Pikirkan semua risiko atas setiap rencana, termasuk konsekuensi yang akan/harus dijalani ketika kita melakukan setiap rencana tadi. Selanjutnya?

2. Berdoa

Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. (Amsal  16:3)

Ketika kita sudah memiliki rancangan, sekalipun kita sudah memperhitungkan segala risiko yang mungkin terjadi, TETAPLAH BERDOA sebelum kita mulai menjalankan rancangan tadi, menyerahkannya hanya kepada TUHAN. Itu berarti kita berharap dan hanya mengandalkan Tuhan. Ketika kita melakukan hal itu, hatiNYA disukakan. Lalu?

3. Belajar

….belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. (Matius  11:29)

Belajarlah dari setiap kesalahan dari perspektif/”kacamatanya” Tuhan. Dan kita akan dibuat mengerti bahwa setiap rancangan yang gagal, bukanlah alasan untuk membuat langkah maju kita berhenti. Sebaliknya, kegagalan yang kita pelajari sebab-akibatnya, bersama Tuhan, akan membuat kita semakin bijaksana dan yang pasti lebih dapat mengantisipasi kemungkinan kegagalan yang akan terjadi. Sehingga kita tidak mengulangi kesalahan yang sama. Lalu buatlah rancangan yang baru, dan teruslah melangkah maju, tetap bersama Tuhan!

CADANGAN MINYAK

Dari poin pertama, kita belajar hal-hal praktis yang harus kita lakukan dalam keseharian. Nah, sekarang kita akan membahas hal-hal yang dampaknya untuk kekekalan. Karena berdasarkan perumpamaan 10 gadis tadi, dibahas juga mengenai hal yang amat sangat penting, yaitu cadangan minyak! Apakah itu?

Dua kelompok gadis mengalami ketidakpastian yang sama, yaitu tidak tahu kapan si Mempelai yang ditunggu-tunggu datang. Mereka juga sama-sama tertidur. Nyaris tidak ada perbedaan di antara mereka, sampai… penyesalan seumur hidup pun terjadi! Si Mempelai tiba-tiba saja datang, mereka sama-sama tergopoh-gopoh dan luar biasa kaget, lalu bangun untuk menyongsongnya. Tidak ada masalah apa-apa, sampai kelima gadis bodoh baru tahu bahwa pelita yang mereka bawa ternyata hampir padam. Dan itu adalah hal yang fatal. Mempelai pria tidak akan mengijinkan para gadis masuk ke pesta perjamuan tanpa pelita.

Perbedaan pun mulai terlihat mencolok. Ternyata gadis bodoh mengerti “aturan” ini, hanya saja, mereka menganggap remeh. Apakah yang diremehkan oleh mereka?

Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. (Wahyu 2:2-5)

Jawabannya adalah: cinta mula-mula!

Banyak dari kita tidak sadar telah meninggalkan yang paling penting ketika kita sudah merasa berjerih lelah melayani pekerjaan Tuhan di gereja atau dimanapun, ketika kita tekun mempelajari Alkitab/doktrin-doktrin agama, kita tidak menolerir kejahatan, kita sengaja menguji para hamba Tuhan yang ternyata memang hanya memakai “topeng”, kita sabar dan rela menderita karena nama Tuhan, kita tidak kenal lelah. Apakah itu? Kasih mula-mula kepada Tuhan.

Ya, hanya karena kasih mula-mula kepada Tuhan, yang justru paling penting, tapi tidak kita miliki lagi, malah kita lepaskan hanya untuk “disibukkan” dengan perkara-perkara “rohani” yang lain, kita pun terjatuh sangat dalam… Fatal akibatnya.

Berita tentang kedatangan Tuhan semakin santer akhir-akhir ini. Seperti sebuah siklus, berita ini muncul dengan heboh, lalu tenggelam. Muncul lagi, lalu tenggelam. Begitu seterusnya. Sampai kapan berita ini jadi kenyataan? Kapan Tuhan akan benar-benar datang untuk yang kedua kali? Tidak akan ada manusia yang bisa mengetahuinya dengan pasti! Itu sebabnya, jadilah seperti 5 gadis yang bijaksana. Mereka selalu memiliki minyak cadangan! Artinya, milikilah kasih mula-mula kepada Tuhan, setiap waktu! Caranya? Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Begitu kata Firman Tuhan dalam kitab Wahyu 2.

Seperti sepasang kekasih yang cintanya masih “berkobar”, mereka selalu ingin berkomunikasi satu sama lain, berinteraksi, berhubungan dengan baik, saling memberi yang terbaik untuk pasangannya, seperti itulah cinta mula-mula kepada kekasih kita, Tuhan Yesus. Kalau dulu pertama kali kita mengenalNya, maka kita mendadak rajin berdoa dan baca Alkitab, bekerja/bersekolah dengan penuh gairah, selalu ingin memberitakan kasih Tuhan kepada teman-teman, atau apapun itu, LAKUKANLAH LAGI!!! (Juned, R-INSIDE)

Apa yang akan kamu lakukan untuk orang yang kamu kasihi yang kamu tau masa hidupnya sudah tidak lama lagi?

Silvia Shinta Devi 

lakukan hal apa yang belum terwujud dari hidup dia!🙂 seenggaknya semampu kita.,😀

Andre Ryadi Gunawan

Tidak melakukan sesuatu yang bodoh

 

Susan Djauw

Mgkn aku bakal nangis trus..walaupun aku hrz tegar di hadapan dia.. Jd inget papa’ku yg ud meninggal..

Riia Setya

menemaninya… memberinya semangat… agar org trsbut tdk merasa sendirian

Sendy Setiawan

mengajaknya utk berbuat kebaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: