Overcome the Problem

A righteous man may have many TROUBLES, but the Lord DELIVERS him from them all (Psalm 34:19)

ASAL USUL MASALAH

Seorang Hamba Tuhan dari Indonesia Timur berkata : “berani tidak setiap hari kita berkata : Welcome Problem…..”.  Gimana kalo itu diajukan ke kita?  Wong tidak diundang saja, sudah datang banyak masalah, apalagi diundang (bener nggak?) 

Dari mana sih datangnya masalah?

  1. kesalahan / ketidaktahuan kita sendiri
  2. bagian dari proses kehidupan supaya kita tetap bertumbuh/berkembang (Life Growing Process).

(Jadi jangan cepat – cepat ambil kesimpulan bahwa hal yang tidak baik datangnya dari si Iblis).

Dari tokoh-tokoh alkitab bisa kita belajar bahwa masalah terjadi karena kesalahan mereka sendiri. Contoh: Hawa yang dikutuk akan mengalami kesakitan saat melahirkan, setelah makan “buah” yang dilarang Tuhan.  Abraham yang mengawini Hagar. Yunus “menginap” di mulut ikan karena tidak mau ke Niniwe.  Ananias dan Safira mengalami “sudden death” karena berbohong. BangsaIsraelyang berputar-putar dipadanggurun selama 40 tahun karena keras kepala melawan Tuhan.

 Karena tidak tahu: pin HP yang kita masukkan hanya boleh 3 kali salah, akhirnya no hp  diblokir, tidak bisa telepon untuk sementara waktu. Jalur busway sudah mulai digunakan, maka mobil pribadi yang lewat jalur itu, ditangkap polisi, dan banyak ketidaktahuan lain yang membuat kita terkena masalah.

Tapi ada yang sudah tahu tidak boleh/tidak baik, tetap melanggar: coba-coba narkoba, harus mendekam di penjara atau masuk rehabilitasi. Selingkuh merusak pernikahan, cerai. Bolos sekolah, dihukum dengan berdiri satu kaki di lapangan terbuka. Cinta uang, jatuh ke berbagai–bagai duka.

Tapi terkadang, kita sudah hidup baik-baik (taat peraturan, hidup sesuai norma, rajin beribadah, sayang keluarga, dll) tapi tetap menghadapi masalah. Contoh: Ayub yang dalam satu hari kehilangan anak dan harta karena Tuhan sedang menguji kesetiannya. Ternyata: Bad Things happen to good people. Kalau begitu tidak perlu jadi orang baik? Jangan… karena dengan masalah yang sama, untuk dua orang yang berbeda, hasilnya beda. Jadi OVERCOMER atau LOSER.

UKURAN MASALAH

Besar tidaknya suatu masalah bagi setiap orang  pasti berbeda. Ilustrasinya: masalah=soal-soal ujian /ulangan. Untuk ulangan di kelas 1 SD, dengan gampang bisa diselesaikan oleh anak SMA kelas 3. Begitu juga dengan kita.

Bagi yang belum pernah mengalami masalah tertentu, pasti akan berat waktu masalah itu datang. Tapi yang sudah berhasil melewatinya, akan bisa menasihati orang lain dan berkata, “Tidak berat kok, kamu pasti bisa, pasti kuat, tidak perlu stress.” Itulah SEKOLAH KEHIDUPAN.

TUJUANNYA

Masalah adalah bagian dari proses kehidupan. Supaya kita tetap bertumbuh, bisa menjadi lebih pintar/bijaksana, belajar sesuatu yang baru, pembentukan karakter supaya kita “naik kelas” (go to the next level).

Saat melakukan kesalahan, seharusnya menagih menggunakan kurs US$, tapi S$, maka kita jadi lebih cermat atau “hati-hati” tiap kali berurusan dengan mata uang asing. Saat kehabisan kata-kata untuk membela diri, merasa terpojok, kita belajar bahwa “Tuhanlah pembelaku”. Saat pundi-pundi menipis, sampai harus ganti dari sabun mandi cair ke sabun batangan, harus menahan diri membeli roti kesukaan, akhirnya kita belajar untuk lebih bijaksana menyimpan uang. Saat berbulan-bulan mengganggur karena “laid-off”, kita akan mengerti bahwa saat itu kita sedang dibentuk karakternya untuk menghadapi hal-hal di pekerjaan  yang baru. Ingat! EVERYTHING HAPPENS FOR A REASON.

SIKAP KITA

Apa yang harus kita lakukan kalo sudah masuk / mengalami masalah?

1. Hadapi, bukan menghindar. Ambil pelajaran, jalani prosesnya.

Kalau mau menghindar, lebih baik dari awal sebelum kena masalah. Kita harus bersedia menuai apa yang kita tabur, bertanggung jawab atas pilihan-pilihan hidup yang sudah kita ambil (yang terkadang salah). Walaupun bebannya sangat berat, memalukan, menyakitkan.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (I Korintus  10:13)

2. Bersyukur, bukan bersungut-sungut.

Mengeluh tidak menyelesaikan masalah. Lebih baik kita memberikan korban syukur, karena percaya bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihiNya. Kata sahabat INSIDE:  “Relax, God’s still in Charge”.

3. Datang kepada Tuhan

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius  11:28)

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (Filipi  4:6)

Doa, Doa, Doa!!

4. Sabar , jangan ambil jalan pintas

Percayalah bahwa semua hal di dunia ini hanya sementara, termasuk masalah yang kita hadapi, terbatas oleh waktu.

… karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (II Korintus  4:18)

5. Tidak Sendirian

Tuhan pasti menyediakan “Teman Seperjalanan” dalam kehidupan ini, ada orang tua, keluarga, mentor, sahabat /teman baik yang bisa membantu kita.  

Sebagai penutup… terimalah Mazmur 23 sebagai kekuatan, penghiburan dikala kita menghadapi masalah. Dengarlah Tuhan berkata: “Aku adalah gembalamu, takkan kekurangan kamu. Aku membaringkan kamu dipadang yang berumput hijau, Aku membimbing mu ke air yang tenang, Aku menyegarkan jiwamu, Aku menuntun mu di jalan yang benar, oleh karena namaKu, sekalipun kamu berjalan dalam lembah kekelaman, tidak usah takut bahaya, sebab Aku berserta mu”. (Lovina Linawati Santoso-INSIDE)


Masalah berat apa yang pernah kamu alami? Ceritakan dong!🙂

 

Senda Kartika 

my mom’s changing religion..😦

Yosua Kurniawan Halim 

Sejak kecil d olok2krn kekurangan fisik ku:-(

Ineque Ang 

Skripsi yg dideadline, prgumulan pencarian pekerjaan, dihianati sahabat, dll yg bikin setengah stress hehehe… Tp setelah q inget2 lg, dlm setiap mslh yg pnah q hadapi itu Tuhan selalu sediakan jalan keluar dg cara yg ajaib. Praise God

Erol Yosua Bulli

Harus merasa tetap PD wlpn aq punya kekurangan…berat menghadapi lingkungan baru,,takut ga di terima

Tyas Aprianto 

keluarga bsr mentuhankan ‘uang’,blm tau gmn solusinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: