KESUKSESAN VS KEGAGALAN

“Ayo kamu pasti bisa!…sukses!…sukses!…berhasil!” kata-kata itu terus diteriakkan berkali-kali dari panggung sambil diikuti oleh ribuan peserta yang hadir. Setidaknya begitulah pemandangan yang lazim terlihat pada seminar-seminar motivasi, baik dari dalam maupun luar negeri.Adayang mengaku ketagihan dengan seminar-seminar serupa, namun tidak sedikit pula yang kecewa, karena seminar tersebut tidak menghasilkan perubahan apa-apa dalam kehidupan seseorang. Bahkan tidak jarang orang pulang seminar dalam keadaan stress.

Kesuksesan merupakan sebuah kata yang bagi masing-masing orang bisa diterjemahkan berbeda-beda.Adayang beranggapan sukses adalah banyak harta, sementara ada juga yang mengukur tingkat sukses dengan kebahagiaan batin yang bisa dicapai. Apapun definisi sukses menurut kita, yang pasti semuanya itu menggambarkan sebuah keadaan yang lebih baik dari yang ada sekarang.

Banyak orang mengejar kesuksesan dengan antusias, kerja keras dan bahkan pengorbanan yang luar biasa. Semua orang pasti ingin sukses. Kita begitu terbuai dengan kesuksesan, sehingga kita lupa bahwa kesuksesan mempunyai sisi wajah lain yang disebut dengan kegagalan. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang mau atau merencanakan sebuah kegagalan. Namun apa yang terjadi? Justru kita malah masuk kedalam kegagalan demi kegagalan.

Kita lebih suka mendengar kisah-kisah keberhasilan seseorang dari pada kisah kegagalannya. Seakan-akan kita hendak menutup telinga rapat-rapat untuk kisah kegagalan, sebaliknya… kita buka mata lebar-lebar untuk kisah sukses seseorang. Tahukah Anda, bahwa sikap inilah yang justru seringkali menghancurkan hidup kita. Kita tidak suka kisah kegagalan, namun kita begitu mengejar kisah sukses seseorang.

Sebagai contoh: kisah kesembuhan Illahi yang disaksikan di gereja tentu akan lebih kelihatan menarik, ketimbang kisah sebuah penyakit menahun yang tak kunjung sembuh.

Pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya kisah kesembuhan hanya akan menimbulkan mimpi dan secercah harapan saja bagi orang lain yang sedang sakit? Tidak lebih dari itu! Tapi pernahkah Anda membayangkan seseorang yang berjuang dari sakit parah yang tak kunjung sembuh, dan itu disaksikan di mimbar gereja yang sama, akan membawa dampak yang jauh berbeda? Pikirkanlah sejenak! Seandainya kita menderita sakit keras, mana yang lebih berarti? Mendengar kisah kesembuhan orang lain, atau kisah perjuangannya untuk meraih kesembuhan yang tak kunjung tiba?Adabeberapa Hamba Tuhan yang menderita kebutaan fisik secara permanen di negeri ini yang selalu saja berhasil menghadirkan atmosfir hadirat Tuhan yang luar biasa setiap kali mereka berbicara memberitakan Firman Tuhan. Dari situ kita mengerti mana yang lebih berarti. Kisah kesuksesan atau kegagalan orang lain.

Penting sekali bagi kita untuk mengerti dan memahami sepenuhnya bahwa pengejaran kesuksesan tidak akan luput dari kegagalan. Jika kita hanya membuka diri terhadap kisah sukses orang lain, maka kita hanya akan memiliki mimpi dari kenyataan yang telah diraih orang lain. Akan tetapi kalau kita terus menerus belajar dari kisah kegagalan orang lain, maka kita akan beroleh kemampuan untuk meraih mimpi kita sendiri.

Jadi, mulai sekarang, ubahlah cara pandang terhadap kesuksesan dan kegagalan. Keduanya merupakan 1 mata uang dengan 2 sisi. Jangan takut gagal. Teruslah berjuang dan Anda akan mencapai kesuksesan Anda sendiri. (Liem Po Han)

Sesudah induk singa menyadari bahwa usahanya gagal dan pengharapannya hilang lenyap, ia mengambil anaknya yang lain dan membesarkannya menjadi singa muda. (Yehezkiel 19 : 5)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: