Iman dan kesetiaan yang aktif

Awalnya, saya adalah orang yang bangga pada diri sendiri. Sebagai orang yang cukup berhasil dalam pekerjaan, dan memulai wirausaha sejak tahun 2006, saya merasa mampu melakukan segala hal dengan kepandaian dan kekuatan saya. Berada dalam zona aman dan nyaman. Untunglah Tuhan sangat baik pada saya.

Pertengahan tahun 2007, bersamaan dengan saat-saat persiapan pernikahan saya pada akhir 2007, Tuhan ijinkan saya mengalami kebangkrutan total, akibat uang modal dibawa lari seseorang. Usaha saya terpaksa ditutup. Tapi kehidupan harus tetap berjalan, persiapan pernikahan harus terus berjalan dengan pemangkasan biaya sana-sini.

Persis sekitar 3 minggu sebelum hari-H pernikahan, istri saya tiba-tiba harus dirawat di Rumah Sakit dan harus keluar masuk 3 kali dalam selisih waktu yang pendek akibat serangan panas tinggi, dan sakit pada seluruh sendi yang tak tertahankan. Saat itu vonis dokter belum jelas. Singkat cerita hari-H pernikahan harus dilalui dalam keadaan istri yang sakit, bahkan istri saya harus menggunakan kursi roda saat keluar dari pemberkatan.

Kondisi istri terus memburuk, dan pada akhirnya divonis terkena “Lupus Sendi” suatu jenis penyakit yang sampai saat ini belum mampu disembuhkan oleh dunia kedokteran. Disinilah iman dan kesetiaan mulai diuji. Saat tubuh makin merosot, biaya pengobatan membengkak, pekerjaan belum juga didapat, tabungan dan asuransipun tak punya, mampukah kita berkata “Tuhan itu baik atau Aku percaya”?.

Puji Tuhan kami dilatih untuk setia. Setia mengucapkan Firman, setia untuk bersyukur dan bersukacita apapun kondisinya. Setia dalam perpuluhan, walaupun saat itu setiap sen rupiah amat berharga untuk pengobatan istri yang nilainya puluhan juta setiap bulannya.

Puji Tuhan, dalam kondisi demikian, sedetikpun kami tidak pernah putus asa, menggerutu, atau sedih berlarut-larut. Kami menjalani semuanya dengan bersukacita karena kami tahu pertolongan Tuhan pasti ada di depansana. Hampir 1 tahun kami jalani dengan kondisi seperti itu, entah kapan jawaban doa tiba.

Pemulihan terjadi saat kita mampu mencintai Tuhan lebih dari hanya sekedar mencintai berkatNya. Secara mukjizat kondisi istri saya dipulihkan dengan drastis  dan ajaib.

Proses berikutnya kami alami. Pengobatan ratusan juta yang kami jalani selama ini, ternyata merupakan metode dan obat yang tidak diakui oleh Ikatan DokterIndonesia. Dan akibat konsumsi obat tersebut, istri divonis tidak mungkin bisa hamil! Menghadapi vonis tersebut, kembali kami “aktifkan” iman kami untuk setia pada Firman Tuhan dalam Kel 23:25-26. Beberapa bulan kemudian istri saya hamil. Dokter pun heran, karena itu adalah hal yang mustahil.

Kemudian, saat mukjizat kehamilan dinyatakan, ternyata Tuhan menentukan bahwa anak kami harus meninggal dan istri masuk ICU dalam masa kehamilan baru enam setengah bulan. Orang-orang yang mengunjungi kami mayoritas berasumsi bahwa sudah tidak ada harapan bagi istri saya untuk kembali pulih. Namun Pujian tertinggi bagi Tuhan karena telah memampukan kami untuk bertahan dan bersyukur, bahkan tidak pernah berhenti bersaksi.

Kalau kami ada sebagaimana kami saat ini, diberikan pekerjaan yang baik, makin baik, dan terus meningkat, keluarga inti maupun keluarga besar yang indah dan harmonis , pelayanan yang terus diperluas dan ditambah-tambahkan, semata-mata karena Tuhan memberikan kami a Fresh and New Life dalam Dia,

Proses kehidupan terus berjalan, masalah demi masalah silih berganti. Tapi di saat yang sama, pertolongan TUHAN sungguh kami rasakan. Itu sebabnya, jangan pernah berhenti berharap sebab janji-janji Tuhan disediakan untuk kita semua. JanjiNya adalah Ya dan Amin!! (Kisah selengkapnya ada dalam  buku “Rebutlah Tanah Perjanjianmu”  Desember 2010, Kristianto dan Ling – Pengerja GBI GROGOL)        

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: