BERDIRI TEGUH

Never Forget that only dead fish swim with the stream” < Malcolm Mudgeridge >

Ungkapan diatas sering kita dengar. Hanya ikan mati yang akan terbawa arus air. Demikian pula kekristenan (baca: kehidupan rohani yang “hidup”) seharusnya tidak terbawa oleh “arus dunia”.

Seperti kita ketahui bahwa “arus dunia” saat ini sangat kuat sehingga banyak orang dipengaruhinya. Sering kita mendengar bahwa hal-hal dosa & jahat adalah “lumrah & biasa”. Dunia menghalalkan perselingkuhan, seks sebelum nikah, pornografi, narkoba, dll, seolah “biasa” saja. Dan ini makin dahsyat menyeret berjuta-juta orang dengan dukungan teknologi media yang kian canggih; TV, Film, Internet, dll.

Sebagai orang kristen yang hidup di dunia ini, kita akan diperhadapkan 2 pilihan:

Pilihan 1: Hidup mengikuti “arus dunia”. Sekalipun beratribut “Kristen” tetapi sikap dan cara hidup tidak beda dengan dunia ini.

Pilihan 2: Hidup yang TIDAK mengikuti “arus dunia”. Tidak kompromi dengan cara-cara hidup duniawi. Kita menjadi “berbeda” dengan kebanyakan orang dalam cara hidup kita/mencerminkan Kristus bagi dunia.

Seharusnya, dengan status istimewa sebagai “anak Allah” (Roma 8:15-16) kita hidup tidak serupa dengan dunia ini (Roma 12: 2), tetapi, hidup dengan standar kebenaran Firman Tuhan dan menjadi teladan hidup bagi teman2 kita.

Belajarlah dari DANIEL. Ketika dia hidup di sebuah negeri bernama Babel, dengan cara hidup sangat duniawi, tidak mengenal kebenaran, menghalalkan berbagai kejahatan, dipenuhi tindakan dosa & kejahatan, tetapi Daniel membuktikan bahwa dia sanggup BERDIRI TEGUH TANPA TERSERAT ARUS DUNIA… !

Berikut  4 Tips untuk tetap teguh tanpa terseret “arus dunia” (baca: 4K):

1. Komitmen ( Ketetapan hati)
Daniel 1:8 : Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja.

Komitmen berarti sebuah janji. Bila seseorang memiliki komitmen berarti dia mempunyai sebuah janji yang memiliki unsur tuntutan dalam hidupnya. Komitmen memiliki kekuatan untuk mengikat seseorang pada hal yang sudah dikomitmenkan. Oleh sebab itu kita perlu menetapkan sebuah komitmen dalam hidup kita yaitu: mengikuti Tuhan dengan sungguh2 dan tidak mengikuti arus dunia ini.

2. Komunitas Rohani
Daniel 2:17-18: Daniel memiliki komunitas rohani (teman-teman rohani): Hananya, Misael, Azarya.

Temukan komunitas rohani yang bisa menguatkan iman kita. Dan bertumbuhlah dalam komunitas rohani tsb (kelompok sel atau sejenisnya). Mintalah dukungan doa dari pemimpin rohani dalam komunitas, serta belajarlah untuk aktif dalam kegiatan2 rohani di gereja.

3. Kasih kepada Tuhan
Daniel 6:11: Daniel berdoa 3 kali sehari

Kasih kepada Tuhan harus dipelihara dengan sebuah “gaya hidup” bersekutu dengan Tuhan secara rutin sebagai “Bukti Kasih” kita kepada Tuhan.

4. Kuasa Firman Tuhan
Daniel 6: 5-6 : Daniel melakukan kebenaran Firman Tuhan dalam hidupnya.

Daniel tidak sekedar mendengar firman tetapi dia melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Firman Tuhan akan memberikan kuasa & kemampuan dalam hidup agar kita tetap teguh dalam kebenaranNYA. Maka, bangunlah kebiasaan untuk membaca Firman Tuhan & merenungkannya, maka kuasa Firman akan terus bekerja sehingga kita tidak akan terseret arus dunia. Sebaliknya, kita akan menjadi pelaku Firman Tuhan.

Tertulis dalam Pengkotbah 12:1: “Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu…”. Masa muda pasti ada akhirnya. Oleh sebab itu, jadikan masa muda kita masa muda yang  indah bersama TUHAN Yesus. God bless you… (Erwin Widodo, EFC Founder)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: