Ingin Jadi SUPERHERO

Siapa gak pengen jadi superhero. Kalo jalanan macet, tinggal lari cepat kayak kilat atau gelayutan di tembok gedung. Kalo ada preman, tinggal menghilang atau kasih bogem mentah. Tapi nyatanya, kita gak punya kekuatan super kayak gitu. Jangankan ngangkat mobil, ngangkat koper aja ngos-ngosan. Hmmm, gak bisa jadi superhero dong? Eits, belum tentu. Ternyata untuk menjadi superhero enggak perlu punya kekuatan super! Hah, kok bisa?

1. Baik hati dan selalu menolong.

Seperti Yesus yang selalu menolong karena Dia punya kebaikan, kebenaran dan belas kasihan dalam hatiNya, kita anak-anakNya pun diwarisi hal itu dan dituntut untuk mempraktekannya dalam keseharian kita. Apa yang kita rasa ketika melihat ada pengemis kelaparan di pinggir jalan?  Or orang tua kerepotan mendorong angkotnya yang mogok? Or  orang yang jatuh dari sepeda motornya sambil membawa banyak barang bawaan? Atau ibu berdiri di bus sementara kita duduk? Atau nenek tua hendak menyeberang?

2. Bisa diandalkan.

Orang-orang butuh  seseorang yang dapat diandalkan. Jadilah seorang sahabat yang tak mungkin menolak ketika dimintai bantuan, jadilah anak yang selalu menuruti kata orangtuanya, jadilah pacar yang selalu mendorong kepada kebaikan, jadilah tetangga yang siap sedia ketika RT/RW-nya membutuhkan, jadilah murid yang kreatif sehingga dapat menyelesaikan segala masalah dengan bijak.

3. Punya kepekaan.

Kita bisa punya kepekaan terhadap lingkungan sehingga kita akan menjaga dan tidak mengotorinya, kepekaan atas masalah yang dialami keluarga atau teman sehingga bisa menjadi bijak dalam mengatasinya, terlebih daripada itu punya kepekaan akan suara Roh Kudus sehingga kita selalu menuruti kehendak Tuhan dan menjauhkan kita dari dosa.

4. Bertanggung jawab.

Tuhan tidak menciptakan kita tanpa bekal. Tapi membekali kita dengan talenta, entah itu satu, lima atau sepuluh, yang pasti kita harus bertanggung jawab untuk mengembangkannya, menggunakannya untuk kebaikan dan kemuliaan Tuhan. Bukan untuk jago-jagoan, tapi bukan juga untuk kita pendam.

5. Membawa damai.

Seorang pahlawan bangsa disebut pahlawan ketika ia membela bangsanya sampai titik darah penghabisan, tapi lebih mulia dari itu adalah jika dia membawa perdamaian, bukan peperangan. Buat kita, kita bisa jadi pendamai ketika orangtua kita cekcok, ketika sahabat kita bertengkar, ketika tetangga ribut.

6. Melakukan mujizat.

Tuhan Yesus melakukan banyak mukjizat selama hidupNya di bumi dan Dia berkata bahwa kita bisa melakukan hal-hal lebih besar daripada yang Yesus lakukan! Syaratnya, mujizat itu bukan untuk pamer or sombong, bukan untuk keinginan pribadi tapi untuk kemuliaan Tuhan, menolong sesama manusia dan tentunya dengan iman yang teguh!

Ternyata, kita bisa melakukan semua yang dilakukan seorang superhero tanpa harus punya kekuatan super. Tapi mungkin akan ada orang yang nggak akan menyukai apa yang kita lakukan, atau mungkin teman kita malah memanfaatkan kebaikan kita, anggaplah itu sebagai ujian apakah kita tetap teguh dan setia akan kebaikan dan kebenaran yang kita lakukan. (Fery Ferdiansyah! http://www.kacamata3d.blogspot.com)

========================================================================

Tentang Penulis

Gagal jadi seleb gak bikin dia depresi, setidaknya jadi seleb youtube udah bikin dia hepi. Satu istri, satu balita dan dua kura-kura menemani sehari-harinya sebagai penulis dan chief editor sebuah majalah remaja Kristen. Seorang  moviegoers, scifi-geek dan Jesus-freak sejati.  Ingin baca pikirannya dia tentang film, hidup dan Tuhan? Kunjungi http://www.kacamata3d.blogspot.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: