DOA DAN PUASA

Kita sering mendengar kata “doa” dan “puasa”. Dalam Alkitab pernah diceritakan tentang murid-murid Yesus yang tidak dapat mengusir setan, karena ternyata harus lewat doa dan puasa. Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa. (Matius  17:21)

Pertanyaannya: Apa itu doa? Yaitu komunikasi langsung dengan Tuhan, tanpa perantara! What a privilege! Lewat DOA, kita bebas mencurahkan seluruh isi hati (baca: bebas berbicara dalam bahasa, gaya, bahkan keterbatasan kosakata kita, tanpa perlu membingungkan protokol atau tata cara yang harus dipenuhi dan tanpa tarif alias gratis!), bebas meminta yang kita perlukan, mengajukan perkara kehidupan kita di hadapan TUHAN (Ayub 13:3b, Ul 1:17b, Yes 41: 21), mendengar suara/isi hati Tuhan (Yer 33:3) sehingga kita akan mendapat tuntunanNYA. Baik banget kan Tuhan kita? Pasti!

Puji Tuhan, kita bisa berdoa kapan saja dan dimana saja. Entahkah itu dini hari, pagi, siang, sore atau malam hari. Semuanya baik. Entahkah itu di gereja, dalam bis, di jalan, kantor, kampus, kamar tidur, pesawat, ruang tunggu dokter, dimanapun kita bisa dengan ”nyaman” membangun hubungan/berkomunikasi dengan Tuhan. (Kita juga bisa berdoa untuk teman kita yang berada di kota lain, negara lain – melewati batas ruang dan waktu).

Bahkan nih….kita bisa meminta APA SAJA lho! Asal kita hidup benar di hadapan Tuhan dan manusia, dan yang kita minta bukan untuk memuaskan hawa nafsu.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yoh 15:7)

Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yak 4:3)

Selain berdoa, kita juga berpuasa.

Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Puasa “tubuh” – dengan tidak makan/minum (puasa Ester – 3 hari, puasa Daniel – tidak makan makanan enak/daging, dll). Puasa “jiwa” – dengan mengendalikan hawa nafsu atau menahan keinginan yang mengikat kita contoh dengan puasa nonton, puasa main games, puasa internet, puasa shopping, puasa gosip dan lain lain. Intinya dalam berpuasa kita lebih memberi makan roh kita dibandingkan tubuh dan jiwa. Makanan roh kita adalah  persekutuan dengan Tuhan lewat doa dan baca Firman Tuhan.

Menurut Yesaya 58:6-8, Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Jadi… sebenernya nih, puasa itu melatih kita untuk mengaplikasikan Firman Tuhan dalam hidup. Supaya kita tidak sekedar pintar berteori, contoh: rajin ke gereja tapi suka mencuri, berjinah, dll, sehingga orang lain melihat terang kemuliaan dan kebenaran Tuhan dalam hidup kita sehari-hari, dan mereka pun memuliakan TUHAN. Dan kalau seperti ini, maka waktu kita mulai berdoa, TUHAN pasti menjawab doa-doa kita, sebab kita hidup BENAR di hadapanNYA dan sesama.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. (Matius 7:7-8). Tuhan kita, Tuhan yang mendengar dan menjawab doa.  Jadi, MULAILAH BERDOA! 1 menit, 2 menit, 5, 10, 30 menit, 1, 2 jam sampai waktu yg kita perlukan . PUSH (Pray until something happened) dan MULAILAH BERPUASA! 1 hari, 2 hari, 3 hari, 30 hari dst.  Kuasa Tuhan nyata dalam Doa dan Puasa!!  (Lovina Linawati Santoso-INSIDE)

Menurutmu untuk apakah doa-puasa itu?

Fanny Puspita Dewi

Sarana qt utk menjauhkan diri sejenak dr hal2 duniawi. Doa puasa jg sbg penopang spy qt lbh terarah ato fokus kpd Tuhan n menambahkan iman qt mjd kuat.

 

Vedhya A’tascha

Doa-puasa setahu sy adalah sbg tanda berserah diri pada kehendak-Nya.

 

Peni

untuk tau kehendak TUHAN dlm hdp qt,merendahkan diri, penyerahan diri total.

 

Ith Leiwakabessy

Lbh mendktkn dri kpd Tuhan Yesus ‘n bnr2 merasa lbh dkt


Sanusi Rina

wkt jd pembina SPY sblum kt mulai acara kt dwjibkan utk brpuasa,agar sgala ssuatu diberkati & dilindungi, tp kadang kala klw lg butuh jawaban dr TUHAN biasa aku puasa, biar mndapat jln yg trbaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: