The Character

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kejadian 1:27)

Seperti seorang Duta, baik Duta Besar (mewakili Negara) ataupun Duta dari sebuah organisasi atau produk (sebagai Brand Image), mereka dipilih/ditunjuk dengan tujuan mewakili keunggulan/karakteristik negara/organisasi/produk tersebut.

Demikian juga dengan kita. Kitalah “Brand Image”nya Tuhan atau God’s Ambassador (Duta Besar Kerajaan Allah). Sebagai anak-anak Tuhan, kita diberi tugas untuk mewakili (represent) Tuhan di dunia ini (dimanapun  TUHAN tempatkan kita, entahkah itu di kampus, sekolah, kantor, masyarakat), dan menampilkan Karakter Kristus.

Pertanyaannya: Sudahkah kita mencerminkan karakter Kristus? Yuk sama-sama kita melakukan Cek dan Ricek…

PERSONAL CHARACTER (=Karakter yang tercermin dalam pribadi kita)

Tuhan ingin kita memiliki karakter seperti Burung Rajawali: selalu terbang lebih tinggi (soar like an eagle) di atas masalah.

Kita ditentukan agar pada saat timbul masalah, kita MENGHADAPINYA, dan bukan LARI dari masalah.  Kita ditetapkan untuk tidak mudah menyerah/putus asa, punya semangat juang tinggi (Never Give Up). Contoh: waktu kita belum juga mendapat pekerjaan (buat yang fresh graduate, yang ingin pindah kerja, atau yang dituntut untuk harus bekerja), teruslah mengirimkan CV, teruslah tekun mengikuti interview, dll. Bagi yang memiliki usaha, ketika gagal, coba lagi, lagi dan lagi. Bagi pelajar, menghadapi kesulitan dalam pelajaran di sekolah, banyak PR, jangan menyerah! Atau bagi yang mendapatkan tugas baru dalam pekerjaan, kerjakan itu dengan segenap hati dan kemampuan yang Tuhan telah berikan.

Selain itu, penting untuk kita memiliki SELF-CONTROL, pengendalian diri. Harus tahu bagaimana dan kapan harus ”menginjak rem” pada waktu ”tanda bahaya (red-sign)” terdengar. Contoh: narkoba, seks bebas, pornografi, penggunaan kartu kredit berlebihan, seharusnya tidak perlu kita jalani ketika kita memiliki SELF CONTROL yang baik. Jadi milikilah Personal Character yang mau dibentuk, tidak mudah putus asa, memiliki pengendalian diri sampai menjadi LEBIH DARI PEMENANG!

WORD CHARACTER (=Karakter yang tercermin dari kata-kata yang kita ucapkan)

#1: Promise Keeper=orang yang bisa “dipegang kata-katanya”. Berkata-katalah dengan jujur, bukan pembohong atau dolak-dalik. Lakukan besok, ketika kita berkata ”besok” akan melakukan, dan bukan ”tarsok-tarsok” atau terus menunda.

Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. (1 Petrus 3:10)

#2: Builder=orang yang belajar untuk selalu membangun/menguatkan orang lain lewat perkataannya. Bukan sebaliknya: perkataan sia-sia, makian/cacian, umpatan, dkk.

Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. (I Tesalonika  5:11)

#3: Grateful=Pengucapan syukur harus lebih sering terucap ketimbang  bersungut sungut atau mengeluh (sungutan atau keluhan).

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (I Tesalonika  5:18)

ACTION CHARACTER (=Karakter yang tercemin dari perbuatan kita)

Ingat: Action speaks louder than word! Apakah kita murah hati, suka menolong orang yang membutuhkan pertolongan, tanpa pamrih/ tulus, bisa hidup damai dengan semua orang, rendah hati, mengerjakan sesuatu dengan segenap hati walaupun tanpa ada yang mengawasi, rajin, punya disiplin tinggi dan melakukan yang terbaik dimanapun Tuhan tempatkan kita? Atau bermalas-malasan ketika atasan sedang tidak di tempat?

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. (Matius  5:16)

RELATIONSHIP CHARACTER (=Karakter yang tercermin dalam kita berhubungan dengan orang lain)

Karakter adalah salah satu faktor terpenting dalam menjalin hubungan, selain Komunikasi. Kalau kita ingin dihormati, hormati orang lain lebih dulu. That’s the Golden Rule. Perlakukan orang lain dengan baik, tanpa pandang bulu/tidak membeda-bedakan.

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Matius  7:12)

Saat teman kita sedang berbahagia (mendapatkan promosi, beasiswa, pasangan hidup, usahanya berhasil/sukses), apakah kita bisa Ikut berbahagia bersama mereka? Atau saat teman sedang dalam kesusahan (sakit, tertimpa musibah, kematian, kebangkrutan), apakah kita peduli/mau membantu?

Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! (Roma  12:15)

Ingat tiga kata ajaib yang harus ada dalam sebuah HUBUNGAN: ”Tolong”, ”Maaf” dan ”Terima Kasih”.

Hidup ini adalah Pilihan. Ketika kita tahu apa yang baik, lakukan itu berulang kali sampai menjadi kebiasaan baik. Dimana kebiasaan baik yang dilakukan dalam jangka waktu lama akan menjadi Karakter…yang pastinya akan membawa kita kepada masa depan dan tujuan hidup dari TUHAN buat masing-masing kita.

Want to have a great future? Build your character! (Lovina Linawati Santoso-INSIDE)

”Saya paling gak suka sama orang yang…”

Michaellin

Makan temen

Velliana

Sok Pinter, sok tahu, pokoknya sok segala2nya deh

Margareth

Bermuka dua

Erni

Gak tulus

Albert Andreas

Munafik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: